kumparan
search-gray
Opini & Cerita20 Oktober 2019 8:57

Patut Ditiru, Potret Pasar Tradisional di Seoul, Korea

Konten Redaksi ACEHKINI
Patut Ditiru, Potret Pasar Tradisional di Seoul, Korea (843538)
Ruas jalan salah satu pasar tradisional di Seoul, Korea. Foto: Khiththati/acehkini
Ada banyak alasan kenapa sebagian orang malas menjelajahi pasar tradisional. Salah satunya karena pasar cenderung semrawut, bau dan kotor, becek, hingga menimbulkan rasa tak nyaman.
ADVERTISEMENT
Namun di Korea Selatan, pasar-pasar tradisional yang ada, jauh dari gambaran seperti itu. Beberapa tahun terakhir, pemerintah setempat membenahi pasar-pasar tradisional. Pasar di sini menawarkan pemandangan unik, rapi, dan bersih. Orang betah berlama-lama menawar, barang-barang menarik, dan jauh dari aroma tak sedap.
Pasar menjadi area penting untuk melihat gaya hidup dan budaya masyarakat setempat. Kata pasar dalam Bahasa Korea adalah sijang. Untuk pasar tradisional biasanya disebut jeontong sijang atau jaerae. Bagian pasar bisanya mencakup toko-toko permanen, pojangmacha yang menjual makanan tradisional dan jajanan, serta beberapa restoran. Juga ada kantor layanan pasar yang bertugas memperbaiki pasar dan menjaga kondisinya.
Patut Ditiru, Potret Pasar Tradisional di Seoul, Korea (843539)
Pasar tradisional di Seoul, rapi dan bersih. Foto: Khiththati/acehkini
Pasar tradisional juga menjadi tempat yang terbaik untuk melihat bagaimana tradisi dan modernisasi melebur. Setiap pasar ramai dengan pedagang yang menjajalkan ragam buah, daging, ikan, pakaian, perlengkapan rumah tangga hingga obat-obatan tradisional. Tempat mencari makanan dan belanja dengan harga miring.
ADVERTISEMENT
Kota Seoul mempunyai beberapa daftar pasar yang sering menjadi tujuan para turis mancanegara. Seperti Pasar Namdaemun, Gwajang Sijang, Norangjin Fish Market, Tongin Sijang dan lainnya. Namun, banyak lainnya yang tak kalah menarik dikunjungi.
Patut Ditiru, Potret Pasar Tradisional di Seoul, Korea (843540)
Barang dagangan di salah satu pasar tradisional di Seoul. Foto: Khiththati/acehkini
acehkini mengunjungi dua pasar tradisional di Seoul, pada Minggu (13/10) lalu, yaitu pasar di seputaran Station Subway Konkuk University Line 2, dan pasar di sekitaran Station Isu Line 4. Pasar-pasar tradisional yang rapi dan bersih patut kita tiru. Lihat suasananya dalam foto-foto berikut. []
Patut Ditiru, Potret Pasar Tradisional di Seoul, Korea (843541)
Menjual segala macam makanan. Foto: Khiththati/acehkini
Patut Ditiru, Potret Pasar Tradisional di Seoul, Korea (843542)
Pasar tradisional di Seoul jauh dari kesan jorok. Foto: Khiththati/acehkini
Patut Ditiru, Potret Pasar Tradisional di Seoul, Korea (843543)
Pasar tertata rapi. Foto: Khiththati/acehkini
Patut Ditiru, Potret Pasar Tradisional di Seoul, Korea (843544)
Ikan-ikan yang dijual di pasar tradisional Seoul. Foto: Khiththati/acehkini
Patut Ditiru, Potret Pasar Tradisional di Seoul, Korea (843545)
Ikan yang dijual di pasar Seoul. Foto: Khiththati/acehkini
Patut Ditiru, Potret Pasar Tradisional di Seoul, Korea (843546)
Menjual segala macam kebutuhan. Foto: Khiththati/acehkini
Patut Ditiru, Potret Pasar Tradisional di Seoul, Korea (843547)
Menunggu pembeli di pasar tradisional Seoul, Korea. Foto: Khiththati/acehkini
Patut Ditiru, Potret Pasar Tradisional di Seoul, Korea (843548)
Pasar-pasarnya dikenal bersih dan rapi. Foto: Khiththati/acehkini
Patut Ditiru, Potret Pasar Tradisional di Seoul, Korea (843549)
Salah satu sudut pasar tradidional di Seoul, Korea. Foto: Khiththati/acehkini
Patut Ditiru, Potret Pasar Tradisional di Seoul, Korea (843550)
Juga menjual ikan, tetapi tidak meimbulkan kesan jorok. Foto: Khiththati/acehkini
Patut Ditiru, Potret Pasar Tradisional di Seoul, Korea (843551)
Pasar tertata rapi. Foto: Khiththati/acehkini
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white