Pemicu Antrean BBM di Aceh Menurut Hiswana Migas: soal Harga hingga MyPertamina

Konten Media Partner
6 Januari 2023 16:51 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Antrean BBM Solar di SPBU Batoh, Banda Aceh. Foto: Habil Razali/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Antrean BBM Solar di SPBU Batoh, Banda Aceh. Foto: Habil Razali/acehkini
ADVERTISEMENT
Antrean panjang mobil saat mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Aceh beberapa hari ini. Menurut Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Aceh Nahrawi Noerdin, pemicunya adalah soal harga yang beda jauh antara BBM subsidi dan nonsubsidi hingga adaptasi warga terkait pemakaian MyPertamina. "Dari sejumlah pertemuan yang digelar untuk membahas masalah ini, baik di Polda, kantor gubernur, maupun di internal kami, disparitas harga BBM bersubsidi dan nonsubsidi merupakan salah satu isu menjadi faktor utama," kata Nahrawi, Jumat (6/1/2023).
ADVERTISEMENT
Beda harga yang signifikan ini memicu konsumen beralih dari BBM nonsubsidi ke subsidi. Peralihan ini turut didorong oleh perekonomian warga yang sedang sulit belakangan ini. "Faktor ekonomi, migrasi akibat disparitas harga, penyesuaian kuota bersubsidi, dan masa adaptasi konsumen dalam penggunaan aplikasi MyPertamina harus diakui memang mempengaruhi berlarutnya antrean ini," ujarnya. Terlebih faktor-faktor ini terjadi di akhir tahun lalu. Kemudian daerah tujuan wisata juga mengalami peningkatan kendaraan dari daerah lain. Karena itu permintaan BBM juga meningkat. Nahrawi menilai semua pihak menaruh perhatian besar untuk atasi masalah ini. Dia berharap Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menambah kuota BBM bersubsidi untuk Aceh. "Sehingga menjelang akhir musim liburan ini antrean di SPBU bisa segera kembali normal. Mudah-mudahan begitu," katanya.
ADVERTISEMENT