Konten Media Partner

Pengakuan Ibu yang Mengubur Bayinya Hidup-hidup di Aceh: Hasil Hubungan Gelap

ACEHKINIverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bayi. Foto: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi. Foto: pixabay

Seorang ibu berinisial SM (35 tahun) di Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, diduga menguburkan bayinya hidup-hidup. Berdasarkan pemeriksaan polisi, sang ibu mengaku bayi berjenis kelamin laki-laki itu hasil hubungan gelap dengan seorang pria yang berstatus suami orang.

"Motif tersangka melakukan itu karena takut ketahuan oleh orang-orang bahwa tersangka melahirkan seorang anak tanpa suami," kata Kasat Reskrim Polres Aceh Tengah, AKP Agus Riwayanto Diputra, kepada acehkini, Kamis (3/9).

Menurut Agus, penguburan bayi itu dilakukan pada Senin (31/8) sekitar pukul 15.00 WIB. SM menggali tanah di belakang rumahnya di Desa Kala Nareh, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah.

Sebelum itu, sekitar pukul 10.00 WIB, SM melahirkan bayi di rumahnya tanpa bantuan bidan. Sesudah melahirkan, bayi itu diletakkan di tempat tidur. Lalu sekitar pukul 14.30 WIB, anak SM yang berusia 10 tahun pulang ke rumah dan melihat ada bayi.

"Anaknya menanyakan 'siapa itu', kemudian tersangka menjawab 'adik kamu itu'. Anaknya kemudian marah-marah dan mengatakan 'mana ada, kubilang ini sama polisi', kemudian tersangka menjawab 'jangan'," jelas Agus.

kumparan post embed

Setelahnya, anak SM yang berusia 10 tahun itu bergegas keluar rumah. Karena diselimuti rasa takut, SM memutuskan menggali tanah di belakang rumah. "Tersangka langsung menguburkan bayinya beserta ari-ari yang belum dipotong," tuturnya.

Tak berselang lama, tetangga mendatangi rumah SM begitu mendapat kabar dari anaknya yang berusia 10 tahun. Meski SM tak menjawab saat ditanyakan, namun warga sekitar mendapati bekas galian tanah di belakang rumahnya. "Masyarakat lalu menggali tanah tersebut dan mendapati seorang bayi laki-laki," ujarnya.

Bayi dan SM kemudian dievakuasi ke rumah sakit. Namun bayi tersebut mengembuskan napas terakhir sebelum mendapat perawatan medis. []