Peringatan Hari Santri Nasional di Aceh Dipimpin Achmad Marzuki
·waktu baca 2 menit

Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Santri Nasional 2022 di Aceh, Rabu (26/10/2022). Acara dipusatkan di Pesantren Al Manar, Aceh Besar.
Achmad Marzuki ikut membacakan amanat Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, serta menyampaikan rangkaian sejarah keterlibatan santri Indonesia dalam perjuangan pergerakan kemerdekaan Republik Indonesia.
Tahun 2022 ini, peringatan Hari Santri mengangkat tema ‘Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan.’ Maksud tema Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan adalah bahwa santri dalam sejarahnya selalu terlibat aktif dalam setiap fase perjalanan Indonesia.
Menurut Pj Gubernur Aceh, keterlibatan santri tidak hanya di masa perang kemerdekaan, pasca-kemerdekaan Indonesia, santri lebih semangat lagi memenuhi panggilan ibu pertiwi. Para santri tidak asyik dengan dirinya sendiri, tetapi terlibat secara aktif di dunia perpolitikan, pendidikan, sosial, ekonomi dan ilmu pengetahuan, selain juga agama.
“Catatan-catatan di atas menunjukkan bahwa santri dengan segala kemampuannya bisa menjadi apa saja. Sehingga mengasosiasikan santri hanya dengan bidang ilmu keagamaan saja tidaklah tepat. Santri sekarang telah merambah ke berbagai bidang profesi, memiliki keahlian bermacam-macam, bahkan mereka menjadi pemimpin negara,” sambung Achmad Marzuki.
Melalui momen Upacara Peringatan Hari Santri tahun 2022 ini, Pj Gubernur Aceh mengajak para peserta peringatan Hari Santri untuk bersama-sama mendoakan para pahlawan terutama dari kalangan ulama, kiai, santri yang telah syahid di medan perang demi kemaslahatan bangsa dan agama.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Zahroel Fajri, mengajak para santri untuk selalu mempersiapkan diri dalam bidang apa saja, sehingga memiliki daya saing dan ketangguhan.
“Santri harus mampu bersaing dengan siapa saja dan di mana saja. Persaingan itu yang berbasis intelektualitas dengan basis ilmu pengetahuan dan teknologi. Santri saat ini diharapkan untuk dapat menguasai beberapa skill,” kata Zahroel Fajri.
Di samping itu, Zahroel Fajri juga mengingatkan para santri agar memiliki kelebihan spiritual yang membuat santri menjadi pribadi unggul.
“Untuk itu, Saya harapkan agar para santri melanjutkan estafet perjuangan ulama-ulama kita terdahulu yang sangat luar biasa dalam mempertahankan agama Allah, sekarang dan nanti,” tutup Zahroel Fajri. []
