Pernah di Urutan Paling Bawah, Bagaimana Capaian Vaksinasi Corona di Aceh Kini?
·waktu baca 2 menit

Progres vaksinasi CCOVID-19 di Aceh meningkat tajam dalam tujuh bulan terakhir. Dari data vaksinasi dirilis Kementerian Kesehatan Indonesia, capaian vaksinasi di Aceh untuk dosis I berada pada peringkat 18 nasional, dengan angka 87,5 persen dari 4,02 juta target.
“Aceh tercatat pada urutan ke-18 pada data nasional, bukan juru kunci lagi,” jelas Saifullah Abdulgani alias SAG, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Minggu (13/2/2022).
Menurutnya, Aceh sempat berada di urutan paling bawah dari 34 provinsi di Indonesia dengan cakupan vaksinasi dosis I sekitar 3,17 persen pada 26 Mei 2021. Aceh mendapat teguran dari pusat untuk mengencarkan vaksinasi, membuat Satgas Penanganan COVID-19 bekerja keras mengejar ketinggalan.
Pemerintah Aceh meningkatkan frekuensi vaksinasi massal di Banda Aceh Convention Hall, yang kemudian lokasinya dipindahkan ke Museum Rumoh Aceh hingga saat ini. Satgas COVID-19 dari unsur TNI Kodam Iskandar Muda, dan Polda Aceh juga menggelar vaksinasi di pusat-pusat keramaian bersama Dinas Kesehatan setempat.
Bahkan Gubenur Aceh, Nova Iriansyah menugaskan Sekda Aceh, bersama Kepala Dinas Pendidikan Aceh, untuk menyambangi sekolah-sekolah di seluruh Aceh, menginspirasi dan memotivasi dewan guru siswa di seluruh Aceh supaya warga sekolah menyukseskan Program Vaksinasi COVID-19 Nasional.
“Kerja keras secara kolaboratif dan doa-doa itu terkabulkan. Cakupan vaksinasi COVID-19 di Aceh meningkat pesat. Vaksinasi dosis primer maupun dosis lanjutan atau booster berjalan lancar tanpa hambatan,” kata SAG.
Secara umum, vaksinasi dosis I sudah mencapai 3.525.767 penduduk, atau sekitar 87,5 persen dari total target vaksinasi yang berjumlah 4.028.891 orang. Sementara vaksinasi dosis II sudah diterima oleh 1.624.544 orang, atau sekitar 40,3 persen, dan vaksinasi booster sudah menjangkau 75.746 penduduk, per 11 Februari 2022.
“Kami optimis angka cakupan vaksinasi akan terus meningkat sejalan karena kesadaran masyarakat yang semakin baik terkait pentingnya vaksin Corona,” harap Saifullah Abdulgani. []
