Persiraja Aceh vs PSMS Medan Ditunda karena Lampu Padam: Penonton Bakar Stadion
ยทwaktu baca 2 menit

Penonton yang kecewa atas penundaan laga Persiraja Banda Aceh versus PSMS Medan membakar sejumlah fasilitas di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, Aceh, Senin (5/9) malam. Penundaan laga Liga 2 Musim 2022/2023 ini karena lampu utama stadion padam 5 menit sebelum kick-off.
Penonton awalnya membakar papan iklan yang dipasang di pinggir lapangan. Lalu mereka menyulut api ke jaring gawang. Tidak berhenti di sana, penonton tribun sebelah timur masuk ke lapangan.
Mereka melempar beberapa benda seperti botol air mineral dan pecahan keramik ke penonton di tribun barat atau VVIP. Kericuhan pun makin meluas. Penonton kocar-kacir. Mereka turut membakar papan skor dan bangku pemain cadangan.
Adapun aparat keamanan seperti polisi dan tentara yang berada di stadion tidak bisa berbuat banyak.
Kericuhan ini dipicu lampu utama stadion padam. Semula penerang utama dari empat sudut stadion menyala. Namun, sekitar pukul 20.25, lampu tiba-tiba padam. Seisi stadion jadi gelap gulita.
Sejauh ini belum ada penjelasan apa pun terkait penyebab padamnya lampu utama. Sementara lampu di tribun VVIP stadion dan bangunan sekitar tampak menyala.
Sekitar pukul 21.50 WIB, panitia memberi pengumuman melalui pengeras suara. "Pertandingan malam ini direncanakan untuk re-sechedule untuk besok sore. Semua tiket yang sudah dikeluarkan kita usahakan tidak diambil lagi, akan gratis. Semuanya akan nonton gratis," katanya.
Berikut suasana di Stadion H Dimurthala yang dibakar penonton setelah laga Persiraja Banda Aceh vs PSMS Medan ditunda
