Konten Media Partner

Pilot Cilik Tergoda Pesawat Tempur

ACEHKINIverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anak-anak melihat latihan TNI AU. Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Anak-anak melihat latihan TNI AU. Foto: Suparta/acehkini

Dari kejauhan, Gyan berlari ke bagian tengah apron Landasan Udara (Lanud) Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, Provinsi Aceh. Ia berlari ke arah sebuah helikopter SA-330 Puma yang terparkir. Setiba di depan helikopter, bocah 4,8 tahun itu berdiri tenang. Pandangannya tak pernah lepas dari helikopter.

"Cita-citanya memang mau jadi pilot," kata ibu Gyan, Lia, kepada acehkini, Sabtu (2/3).

Lia menuturkan, cita-cita putranya yang ingin menjadi pilot diketahui saat belajar di sekolah Taman Kanak-kanak (TK) Al Azhar, Lampineung, Banda Aceh. "Ada guru yang menanyakan cita-cita, Gyan saat itu menjawab jadi pilot," ujar Lia.

Datang ke Lanud SIM, Gyan mengenakan seragam putih menyerupai pilot. Di bagian depan seragamnya tertulis pilot. Sementara dasi, celana, dan topinya berwarna hitam.

Lia sengaja mengajak Gyan ke Lanud Sultan Iskandar Muda untuk melihat lebih dekat pesawat tempur dan helikopter yang dipamerkan pada rangkaian kegiatan Sultan Iskandar Muda Open Base 2019.

Gyan yang bercita-cita jadi pilot. Foto: Suparta/acehkini

Kegiatan yang digelar selama dua hari, Sabtu dan Minggu (2-3/3), memamerkan pesawat tempur F-16 Fighting Falcon Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, helikopter SA-330 Puma Skadron Udara 8 Lanud Atang Sendjaja, Bogor, dan pesawat Hercules C-130 Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Selain Gyan, Oval Ikrami juga sangat antusias dan merasa bahagia dapat melihat pesawat tempur dari dekat. Bocah berusia 4 tahun itu datang ke Lanud SIM bersama rombongan Paud Phonna Cot Keu-eung, Lamseunong, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar.

"Dia ingin naik pesawat tempur, tapi tidak diperbolehkan," kata Yusnidar, guru sekolah yang mendampingi Oval.

Yusnidar menyebut, pihaknya memboyong 20 siswa Paud Phonna ke pameran alutsista Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU). "Kami menggunakan sepeda motor ke sini, anak-anak ini kami bonceng di motor 3 hingga 4 orang," ujarnya sembari tersenyum.

Murid PAUD di Lanud Sultan Iskandar Muda Blang Bintang. Foto: Suparta/acehkini

Sementara, Nurbayani membawa 35 siswa dari sekolah Taman Annisa, Miruek Taman, Darussalam, Aceh Besar, yang dipimpinnya. Dia menyebut siswanya sangat senang dan menyambut gembira undangan untuk menghadiri pameran alutsista TNI AU di Lanud SIM. "Anak-anak sangat gembira, orang tuanya juga," tuturnya.

Abizar, satu di antara puluhan anak didikan Nurbayani. Bocah berusia 3 tahun itu begitu bangga bisa melihat pesawat tempur dari dekat. Saat ditanyakan cita-cita, dia menyebut ingin menjadi pilot. "Karena suka terbang," ujarnya.

Melihat pesawat tempur. Foto: Suparta/acehkini

Danlanud Sultan Iskandar Muda, Kolonel Pnb Hendro Arief H, mengatakan pihaknya mengundang siswa sekolah dari TK dan SD di Aceh Besar dan Banda Aceh guna memberikan edukasi kepada siswa. "Ini untuk mengenalkan angkatan udara kepada siswa," tuturnya kepada acehkini, Sabtu (2/3).

Hendro menyebut, alutsista yang dipamerkan merupakan milik rakyat, karena dibeli dengan uang rakyat. "Sudah sepantasnya masyarakat Indonesia dapat melihatnya dari dekat," ujarnya.

Murid TK mengelilingi pesawat tempur di Lanud SIM Blang Bintang. Foto: Suparta/acehkini

Rangkaian Sultan Iskandar Muda akan berlangsung hingga Minggu besok. Selain pameran alutsista, juga ada bazar UMKM Provinsi Aceh, airplane simulator, donor darah, marching band, lomba fotografi, air force run, dan fun bike. []

Reporter: Habil Razali