Konten Media Partner

Polda Aceh Tangkap 5 Orang Terkait Penembakan di Indrapuri: Murni Kriminal

ACEHKINIverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ditreskrimum Polda Aceh menangkap lima pelaku yang diduga kuat terlibat dalam kasus penembakan dua warga Indrapuri, Aceh Besar. Foto: Dok. Polda Aceh
zoom-in-whitePerbesar
Ditreskrimum Polda Aceh menangkap lima pelaku yang diduga kuat terlibat dalam kasus penembakan dua warga Indrapuri, Aceh Besar. Foto: Dok. Polda Aceh

Kepolisian Daerah Aceh menangkap lima pelaku yang diduga kuat terlibat dalam kasus penembakan dua warga Indrapuri, Aceh Besar. Sejauh ini, polisi menyebut kasus ini murni kriminal, tidak ada kaitan dengan kelompok manapun.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy menyampaikan, kelima terduga pelaku tersebut terdiri dari TM sebagai perencana dan penyuplai logistik, DW informan sekaligus penyuplai logistik. Selanjutnya NZ, ZD, dan MY pendamping eksekutor dan pemantau tempat kejadian perkara (TKP).

"Lima orang sudah berhasil kita tangkap. Mereka memiliki peran yang berbeda dalam kasus tersebut. Ditangkap juga di tempat berbeda," ujar Winardy saat konferensi pers di Aula Ditreskrimum Polda Aceh, Senin (30/5).

Ia mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara motif penembakan tersebut dikarenakan dendam. Namun, penyidik masih mendalami kemungkinan ada motif lain di balik peristiwa tersebut.

"Motifnya karena sakit hati dan dendam. Namun, motif lain masih didalami dan eksekutor utama juga masih diburu," kata Winardy.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy (tengah) memperlihatkan barang bukti yang ditemukan di lokasi penembakan dua warga Indrapuri, Aceh Besar. Foto: Dok. Polda Aceh

Kabid Humas Polda Aceh berharap masyarakat tetap tenang dan jangan berspekulasi macam-macam terhadap kasus tersebut, apalagi mengaitkan penembakan itu dengan oknum atau kelompok tertentu.

"Intinya kasus ini akan kita usut tuntas. Percayakan sama kami. Intinya kasus ini tidak ada kaitan dengan kelompok manapun, murni kriminal," ujar Winardy.

Sebelumnya, dua pemuda tewas setelah ditembak pelaku tak dikenal di kawasan Gampong Aneuk Glee, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, Kamis malam (12/5/2022). Warga tersebut diketahui bernama Maimun (38 tahun) dan Ridwan (38 tahun).

"Benar, telah terjadi peristiwa penembakan terhadap dua warga Indrapuri, Aceh Besar. Keduanya meninggal dunia setelah sempat dirawat di rumah sakit," kata Kombes Winardy, Kabid Humas Polda Aceh dalam keterangannya, Jumat (13/5/2022).

Kata Winardy, peristiwa penembakan misterius itu bermula saat korban pulang dari kebun menuju rumahnya dengan mengendarai sepeda motor. Di pertengahan jalan, tiba-tiba korban ditembak oleh pelaku hingga terjatuh.

Korban juga sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa keduanya tidak tertolong.

kumparan post embed