Konten Media Partner

Polisi Bantah Video Viral Istri Selingkuh saat Suami Tarawih di Lhokseumawe

ACEHKINIverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polsek Muara Dua dan Forum Keuchik Muara Dua, Kota Lhokseumawe, membantah video viral istri selingkuh pada saat suami salat Tarawih berlokasi di daerah itu. Foto: Dok. Polisi
zoom-in-whitePerbesar
Polsek Muara Dua dan Forum Keuchik Muara Dua, Kota Lhokseumawe, membantah video viral istri selingkuh pada saat suami salat Tarawih berlokasi di daerah itu. Foto: Dok. Polisi

Kepolisian Sektor Muara Dua dan Forum Keuchik (kepala desa) Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Aceh, membantah video viral istri selingkuh pada saat suami salat Tarawih berlokasi di daerah itu. Rekaman itu tersebar beberapa hari ini dan disebut-sebut kejadiannya di Lhokseumawe.

Polisi di Kota Lhokseumawe menelusuri lokasi rekaman itu dan orang-orang yang terlihat di dalamnya. Namun, sejauh ini belum ada satu pun laporan ke polisi atau ke kepala desa ihwal kejadian itu.

"Sampai saat ini belum ada masyarakat maupun aparatur desa yang melaporkan tentang kejadian tersebut ke Polsek Muara Dua," ujar Inspektur Dua Nina Ervianti, Kepala Kepolisian Sektor Muara Dua, Rabu (20/4).

Nina menuturkan mengirimkan personel ke desa-desa guna menelusuri lokasi video itu. Pencarian tidak membuahkan hasil karena dalam beberapa hari ini tidak terdapat kasus seperti dalam video itu di sana.

instagram embed

Ketua Forum Keuchik Muara Dua Tarmizi mengatakan, video yang beredar itu bukan di Muara Dua–tempat yang disebut-sebut selama ini. "Saya sudah menghubungi semua keuchik (kepala desa) di Muara Dua untuk mengklarifikasi video itu," katanya.

Tarmizi menyesalkan penyebutan lokasi rekaman video itu di daerahnya–meski belum terkonfirmasi–sehingga meresahkan masyarakat.

Sejauh ini belum diketahui lokasi rekaman video viral tersebut. Dalam rekaman itu, seorang perempuan tampak bersimpuh di depan seorang lelaki. Ia meminta maaf. Dalam ruang yang sama, sejumlah lelaki lain melihat hal itu.