Polisi Narkoba di Aceh Meninggal dengan Luka Tembak, Polda Selidiki Sebabnya
·waktu baca 1 menit

Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Aceh Timur, Aceh, meninggal diduga dengan kondisi terdapat luka tembak, Kamis (25/8) sore. Kepolisian Daerah Aceh masih menyelidiki sebab dan motif meninggal personel polisi itu.
Informasi yang diperoleh acehkini dan pemberitaan sejumlah media lokal, polisi itu meninggal diduga kena tembakan pistol. Beberapa media menulis dia menembak dirinya sendiri di sebuah rumah di Gampong Seuneubok Punteut, Kecamatan Peudawa, Aceh Timur. Dalam foto yang beredar, terdapat pistol di dekat mayat.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Aceh, Komisaris Besar Winardy, kepada acehkini pada Kamis (25/8) malam, membenarkan ada anggota polisi yang meninggal. Tapi dia tidak menjelaskan penyebabnya. "[Namanya] Briptu WP anggota Satres Narkoba Polres Aceh Timur," katanya.
Namun, kata Kabid Humas Polda Aceh, saat ini polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan atas meninggalnya Briptu WP.
"Korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi dan forensik untuk mengetahui bagaimana meninggalnya," ujar Winardy.
Ia menambahkan, tim dari Bidang Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Aceh juga sudah ke lokasi untuk melakukan penyelidikan internal untuk mengetahui kronologis dan motifnya.
