Pos Polisi di Aceh Barat Ditembak OTK, Mobil Warga Juga Terkena Tembakan
ยทwaktu baca 2 menit

Pos polisi yang terletak di Gampong Manggie, Kecamatan Panton Reu, Kabupaten Aceh Barat, Aceh, diduga ditembak oleh orang tak dikenal (OTK), Kamis (28/10) pukul 03.15 WIB. Dalam peristiwa tersebut, sebuah mobil milik warga juga terkena tembakan peluru.
"Mobil punya mertua, ada dua tembus peluru. Rusaknya cuma bolong saja di bagian pintu bawah," kata satu satu warga, Arsyad, di tempat kejadian kepada acehkini, Kamis (28/10).
Arsyad menjelaskan, suara tembakan tersebut terdengar pada pukul 03.15 WIB. Saat itu ia bersama istri dan anaknya sedang tertidur.
"Saat kejadian semalam posisi keluarga sedang tidur, suaranya keras, saya pikir suara konsleting listrik," ujarnya.
Arsyad menyebut, jarak rumahnya dengan pos polisi tersebut hanya berselang satu rumah atau sekitar 15 meter. Menurutnya, suara tembakan itu juga terdengar sangat keras dan beruntun. Hal itu membuat mereka ketakutan dan tidak berani keluar rumah.
"Saat kejadian itu kami nggak berani keluar rumah, tembakan yang kami dengar banyak, nggak bisa dihitung, pas cerita cerita pagi tadi orang-orang semalam tiarap," jelasnya.
Ia menambahkan, di waktu yang sama saat mendengar suara tembakan beruntun tersebutu, dirinya juga mendengar suara mobil. Kemudian pada pagi harinya ia baru melihat jika pintu mobil Innova milik mertuanya tersebut telah bolong terkena peluru.
"Kami pagi baru tahu kalau mobil kena peluru, kalau pelurunya kurang tahu karena polisi sedang periksa," sebut Arsyah.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden penambakan pos polisi di Gampong Manggie, Kecamatan Panton Reu, Kabupaten Aceh Barat.
Ia menyampaikan, Polda Aceh juga sudah menurunkan tim dari Ditreskrimum yang akan berkolaborasi dengan personel Satuan Reskrim Polres Aceh Barat untuk menyelidiki dan mendalami motif penembakan pos tersebut.
"Intinya kita sedang memburu pelaku. Masyarakat diharap tenang dan jangan terprovokasi," ujar Winardy dalam keterangan tertulis, Kamis (28/10).
