Konten Media Partner

Positif Corona di Aceh Tembus 1.043 Kasus, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengambilan sampel swab warga di Aceh untuk pemeriksaan COVID-19. Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Pengambilan sampel swab warga di Aceh untuk pemeriksaan COVID-19. Foto: Suparta/acehkini

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, menyampaikan jumlah akumulatif kasus positif infeksi virus corona di Aceh telah mencapai 1.043 orang. Jumlah tersebut seiring bertambah 168 kasus baru pada Senin (17/8).

"Peningkatan kasus positif ini hendaknya disikapi dengan meningkatkan kewaspadaan dan konsisten dengan protokol kesehatan. Orang Tanpa Gejala (OTG) disiplin melakukan isolasi mandiri," ujar jubir yang akrab disapa SAG itu dalam keterangannya, Senin malam.

Ia menyampaikan dari 168 kasus konfirmasi COVID-19 di Aceh yang bertambah hari ini hingga pukul 18.00 WIB, tertinggi di Kabupaten Aceh Besar dan disusul Kota Banda Aceh. "Masing-masing warga Aceh Besar 54 orang, warga Banda Aceh 50 orang, dan warga dari luar daerah 12 orang," sebut SAG.

kumparan post embed

Berikutnya, sambung SAG, warga Aceh Tengah dan Langsa masing-masing 7 orang. Warga Aceh Selatan, Aceh Timur, Aceh Utara, dan Lhokseumawe sama-sama 6 orang, warga Pidie 4 orang.

"Kemudian warga Aceh Singkil, Nagan Raya, Aceh Tamiang, dan warga Subulussalam masing-masing 2 orang. Sementara warga Bireuen dan Aceh Barat Daya sama-sama 1 orang," kata SAG.

Ia mengimbau warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 untuk tidak perlu merasa rendah diri, tapi disiplin menjalankan isolasi mandiri bagi yang tanpa gejala (OTG) selama 14 hari ke depan.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG). Foto: Suparta/acehkini

SAG menyebut, begitu juga keluarga pasien tidak perlu cemas berlebihan, namun perlu kepedulian dan memberikan dukungan. Membantu kebutuhannya, berinteraksi dengan menjaga jarak, dan memakai masker.

"Semua kita berpotensi terinfeksi virus corona, mari saling memperhatikan sambil menjaga diri dengan menjalankan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin," tuturnya.

Lebih lanjut, SAG merincikan, dari jumlah akumulatif positif COVID-19 di Aceh yang telah mencapai 1.043 kasus, sebanyak 735 orang dalam penanganan tim medis di rumah sakit rujukan atau isolasi mandiri, 280 orang dinyatakan sembuh, 28 meninggal dunia.

"Jumlah yang sembuh juga bertambah 3 orang, sehingga tidak lagi 277 orang seperti dilaporkan kemarin," ujar SAG.