PPKM Level 4, Pasar di Banda Aceh Ramai dan Sebagian Warga Abai Prokes
·waktu baca 1 menit

Banda Aceh kembali masuk dalam Pemberlakuan Pengetatan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan tingkat Level 4, atau Insiden sangat tinggi penularan COVID-19. Salah satu penyebabnya akibat ketidakpatuhan masyarakat dalam menjaga protokol kesehatan (Prokes).
"Banda Aceh mulai hari ini sudah masuk dalam level 4, untuk itu saya meminta kepada seluruh warga Banda Aceh harus lebih waspada dan patuhi prokes," ujar Aminullah dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/8).
Menurut Aminullah, saat ini rata-rata dalam sepekan ada 65 jiwa warga Kota Banda Aceh yang positif COVID-19, meninggal 2 jiwa per hari, dan Nakes positif ada 3 orang per hari.
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, menyatakan, ketidakpatuhan masyarakat terhadap prokes menjadi salah satu penyebab meningkatnya angka terpapar COVID-19.
Berdasarkan monitoring Tim Perubahan Perilaku Satgas COVID-19 Nasional, dua minggu terakhir, tingat kepatuhan menjaga Prokes di Aceh melorot dari urutan ketiga ke urutan keenam di Sumatera. “Hal ini membuat kasus harian positif COVID-19 bertambah,” kata Saifullah Abdulgani.
Pantauan acehkini di Pasar Almahirah, Rabu (11/8/2021) salah satu pusat keramaian di Kota Banda Aceh, masih ada warga abai protokol kesehatan dalam beraktivitas. Umumnya tak memakai masker dan menjaga jarak. Pasar tersebut masih beroperasi seperti biasa.
