PT Mifa Bangun Jalan di Wilayah Terpencil Sikundo, Aceh Barat

Membebaskan keterisoliran wilayah terpencil Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceuremen, Aceh Barat, PT Mifa Bersaudara mengalokasikan dana CSR-nya untuk membangun satu jembatan dan jalan di kawasan tersebut. Peresmian pembangunan dilakukan oleh Asisten II Sekretariat Daerah Aceh, Teuku Ahmad Dadek, mewakili Plt Gubernur Aceh, Rabu (11/3).
PT Mifa mengucurkan dana sekitar Rp 1 miliar untuk memperbaiki jalan sepanjang 500 meter dan membuat unit jembatan. "Ini salah satu kebaikan dari aspek bisnis perusahaan yang berguna bagi membantu pembangunan dan bermanfaat langsung bagi rakyat," kata Teuku Ahmad Dadek.
Desa Sikundo adalah wilayah terpencil dan pedalaman yang telah dibebaskan dari keterisoliran. Daerah yang memiliki luas 12 kilometer persegi, mempunyai penduduk 138 orang atau 39 kepala keluarga. Dalam data Pemerintah Aceh, semua masyarakat Sikundo tercatat sebagai penduduk miskin. Wilayah itu sempat viral pertengahan 2019 lalu, karena keberadaan jembatan kabel yang kerap dilalui siswa dan warga saat beraktivitas.
Direktur PT Mifa, Riki Nelson, mengatakan PT Mifa terus menjadikan CSR sebagai ide dan partisipasi masyarakat Aceh Barat. "Bukan hanya bisnis, tetapi masalah sosial menjadi perhatian penuh PT Mifa," katanya.
Sebelumnya, Pemerintah Aceh dan Pemerintah Aceh Barat, terus memacu di Desa Sikundo, salah satunya dengan membangun 39 unit rumah Komunitas Adat Terpencil (KAT), yang telah dimulai sejak 15 Juli 2019 lalu. Selain itu, juga membangun jembatan gantung, untuk menggantikan jembatan kabel. []
