Konten Media Partner

Salat Gerhana Bulan Khusyuk di Masjid Raya Baiturrahman Aceh, Ini Isi Khotbahnya

ACEHKINIverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bulan tertutup awan saat gerhana terlihat dari depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Foto: Abdul Hadi/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Bulan tertutup awan saat gerhana terlihat dari depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Foto: Abdul Hadi/acehkini

Salat gerhana bulan berlangsung khusyuk di Masjid Raya Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh, Selasa (8/11) malam. Salat sunah berjemaah itu dilaksanakan bakda salat Magrib atau sekitar pukul 19.00 WIB.

Imam salat Teungku Ivan Aulia. Setelah salat dua rakaat itu, Teungku Azman Ismail menyampaikan khotbah.

Dia mengatakan gerhana bulan dan matahari merupakan fenomena alam karena sunnatullah. "Kalau Allah sudah menetapkan tidak ada kekuatan yang dapat menolaknya," ujarnya.

Salat gerhana bulan di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Foto: Abdul Hadi/acehkini

Namun di balik itu, kata Teungku Azman Ismail, ada kekuatan besar dari Allah SWT yang mengatur perjalanan matahari, bulan, dan bintang-bintang.

"Apabila terjadi gerhana itu merupakan tanda-tanda kehebatan dan kekuasaan Allah. Maka salatlah seperti yang kita laksanakan tadi, berdoa, dan bersedekahlah," tuturnya.

Jemaah di Masjid Raya Baiturrahman, Aceh, melaksanakan salat Khusuf saat terjadi gerhana bulan total usai salat Magrib, Selasa (8/11/2022). Foto: Abdul Hadi/acehkini

Gerhana bulan terjadi sejak pukul 15.08 WIB yang diawali dengan gerhana bulan penumbra. Kemudian, terjadi gerhana bulan sebagian pada pukul 16.08 WIB. Awal gerhana bulan total terjadi pukul 17.16 WIB dan mencapai puncaknya pukul 17.59 WIB. Berakhir pada pukul 18.42 WIB.

Setelahnya, fenomena berlanjut dengan gerhana bulan sebagian hingga pukul 19.49 WIB dan akhir penumbra terjadi pada pukul 20.57 WIB. Di Aceh, gerhana bulan baru dapat dilihat pukul 18.17 WIB.

Jemaah perempuan saat salat gerhana di Masjid Raya Baiturrahman. Foto: Abdul Hadi/acehkini