Siswi di Aceh Dirawat Usai Divaksin, Dinkes: KIPI Ringan, 2-3 Hari Membaik
ยทwaktu baca 2 menit

Seorang siswi Sekolah Menengah Kejuruan 1 Kota Lhokseumawe, Aceh, dirawat di rumah sakit usai disuntik vaksin COVID-19. Dia disebut mengalami kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI) ringan.
"KIPI ringan. Mudah-mudahan dalam 2-3 hari akan membaik," kata dr Helizar, Pelaksana Harian Kepala Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe kepada acehkini, Kamis (23/9).
Siswi itu mengikuti vaksinasi di sekolah pada Rabu (22/9) pagi kemarin. Menurut ayahnya, Aji Usman, siswi itu setelah divaksin mengeluh mual-mual sehingga dipulangkan. Sekitar pukul 21.00 WIB, Aji membawa anaknya ke Rumah Sakit Umum Bunga Melati Lhokseumawe karena sesak napas.
Helizar sudah mengonfirmasi kondisi siswa itu dengan dokter spesialis dan dokter yang menerimanya setiba di instalasi gawat darurat rumah sakit. Menurutnya, saat masuk rumah sakit, siswi itu bergejala nyeri lambung dan sesak napas.
"Sudah kami konfirmasi ke dokter yang merawat dan pihak rumah sakit, dia tidak pernah masuk ICU (Unit Perawatan Intensif), tapi ke IGD lalu ruang perawatan," ujar Helizar.
Menurut Helizar, siswi ini tidak punya kendala apa-apa saat dilakukan pemeriksaan sebelum vaksinasi. "Sebenarnya saat disuntik pukul 10.00 sudah di-screening (penyaringan) dan hasil pemeriksaannya bisa divaksin," tuturnya.
Dinkes Lhokseumawe akan terus memantau kondisi siswi itu. Helizar mengatakan petugas vaksinasi tidak pernah memaksakan penyuntikan vaksin terhadap anak. "Kalau memang tidak bisa, tidak dilakukan vaksinasi," katanya.
