Terdampak COVID-19, Ketua PPJI Aceh Optimis Usaha Jasa Boga Bangkit

Ketua Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia (PPJI) Aceh, Erika Mulyani, SE, Ak, optimis bisnis jasa boga di Aceh akan bertahan di masa pandemi, walau sejak COVID-19 terjadi, omset pengusaha jasa boga menurun hingga 40 persen.
"Sekarang sudah bangkit lagi, setelah sempat terhenti. Baru April 2020 lalu jasa bosa bergeliat kembali," kata Erika Mulyani di Banda Aceh, Selasa (22/9/2020).
Menurut Erika, saat pandemi, penurunan omset bukan hanya terjadi di Aceh, tetapi di seluruh dunia. "Bertahan saja sudah luar biasa," ujar pemilik Erica Coffee di Lampu'uk, Aceh Besar tersebut.
Wakil Ketua Yayasan Indonesia Maju untuk wilayah Aceh ini menyebut, peran pemerintah Aceh dalam mendorong dunia usaha, terutama jasa boga juga patut diberi apresiasi. Apalagi keaktifan usaha disuaikan dengan new normal.
"Usaha pemerintah patut didukung dalam memberi keseimbangan usaha dengan protokoler kesehatan," jelasnya.
Untuk itu, Erika menghimbau kepada seluruh dunia usaha, terutama yang berada di bawah PPJI Aceh agar terus menjalankan protokoler kesehatan dalam memberi pelayanan. Sebab protokol kesehatan penting untuk menekan laju penyebaran COVID-19 di Aceh dan Indonesia secara umum.
"Saya sangat mendukung dalam gerakan ‘Beli produk Teman’, karena itu juga salah satu solusi dalam masa pendemi COVID-19," ujar Erika.
Gerakan Sosial PPJI
Menghadapi COVID-19 ini, Erika menyebut sebagian besar anggota PPJI ikut membantu dalam gerakan sosial berbagi kebutuhan "dapur", seperti sembako untuk masyarakat susah akibat. "Dananya bersumber dari anggota PPJI," kata Erika.
Gerakan sosial PPJI kian berkembang, hingga mereka meluncurkan program yang disebut "Sebar PPJI". Sebar berarti ‘Sesama Berbagi Rantang’. "Kami membuka donasi yang akan dilanjutkan untuk mereka yang membutuhkan," jelas Erika.
Sebar PPJI membuka donasi dengan biaya sebesar Rp 15 ribu per porsi, dan satu rantang untuk 4 porsi. "Donasi akan diteruskan untuk fakir miskin, dhuafa, janda, hafiz, dan pesantren," demikian Erika Mulyani. [*]
