Konten Media Partner

The Man from The Sea Diputar Spesial di Banda Aceh

ACEHKINIverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Special screening film The Man from The Sea di Banda Aceh, Sabtu (23/2). Foto: Husaini/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Special screening film The Man from The Sea di Banda Aceh, Sabtu (23/2). Foto: Husaini/acehkini

Film bergenre drama fantasi karya sutradara Jepang Koji Fukada, The Man from The Sea (Laut), diputar spesial (special screening) untuk kalangan terbatas yang terlibat dalam pembuatan film dan tamu undangan di Banda Aceh. Film berdurasi 107 menit ini bercerita tentang seorang lelaki misterius yang muncul dan terdampar di pesisir pantai sekitar Banda Aceh.

Film The Man from The Sea menggunakan empat bahasa sekaligus, yaitu Bahasa Indonesia, Jepang, Inggris, dan Aceh. “Awal terlibat saya langsung ke asrama mahasiswa Aceh di Yogyakarta untuk ngobrol belajar bahasa Aceh,” ungkap Sekar Sari dalam sesi diskusi special screening di Gedung Sultan Selim II ACC, Banda Aceh, Sabtu (23/2).

Pemeran Ilma dalam film The Man from The Sea itu menyebutkan dirinya merasa kesulitan untuk belajar bahasa Aceh. Oleh karenanya dia sempat mengikuti workshop belajar bahasa Aceh dari Agus Nur Amal alias PM Toh di Jakarta. “Bahasa Aceh itu kaya banget banyak unsurnya, justru membuat saya merasa tertantang untuk belajar memainkan satu peran utuh,” ujarnya.

Sekar Sari pemeran Ilma dalam film The Man from The Sea hadir pada special screening di Banda Aceh. Foto: Husaini/acehkini

Eksekutif Produser film The Man from The Sea, Willawati, mengaku sebuah kehormatan bagi Kaninga Pictures bisa memproduksi film tentang Aceh. “Alam Aceh ini indah, masih banyak tempat yang bisa kita eksplor,” ujarnya kepada Acehkini.

Direktur Utama Kaninga Pictures itu menyebutkan, ide pembuatan film dengan aktor utama lelaki yang diberi nama Laut (Dean Fujioka) semuanya murni dari sutradara Jepang Koji Fukada. “Istrinya dulu pernah tinggal di sini (Aceh), hampir semuanya banyak dari Koji.”

Pemutaran khusus ini merupakan kerja sama antara komunitas Aceh Documentary dan Kaninga Pictures dengan bantuan penuh dari Japan Foundation Asia Center. Sebelumnya, The Man from The Sea telah tayang di bioskop-bioskop seluruh Indonesia sejak 14 Februari 2019.

Film The Man from The Sea diputar special di Banda Aceh, Sabtu (23/2). Foto: Husaini/acehkini

Direktur Aceh Documentary Jamaluddin Phonna menyebutkan, film The Man from The Sea (Laut) juga akan ditayangkan di Aceh Independent Cinema, Banda Aceh selama satu minggu mulai dari 25 Februari - 3 Maret 2019.

“Setelah special screening ini, malamnya nanti (malam ini) kita gelar pemutaran perdana di sini, namun sudah penuh peminatnya,” pungkasnya.[]

Reporter: Husaini Ende