Konten Media Partner

Universitas Syiah Kuala Kembali Gelar Kuliah Tatap Muka Mulai Hari Ini

ACEHKINIverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kantor Pusat Administrasi Universitas Syiah Kuala (USK) di Banda Aceh, Aceh. Foto: Adi Warsidi/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Kantor Pusat Administrasi Universitas Syiah Kuala (USK) di Banda Aceh, Aceh. Foto: Adi Warsidi/acehkini

Universitas Syiah Kuala di Banda Aceh kembali menggelar perkuliahan secara luring (kuliah tatap muka) mulai hari ini, Senin (17/1/2022). Perkuliahan tatap muka dilaksanakan dengan tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan.

Mengutip dari laman resmi Universitas Syiah Kuala di alamat usk.ac.id, Wakil Rektor I USK Prof Marwan mengatakan, alasan USK untuk kembali melaksanakan kuliah secara tatap muka karena melihat kondisi yang sudah semakin kondusif.

"Di mana saat ini status penanganan COVID-19 juga sudah level satu, sehingga sudah memungkinkan untuk kembali dilaksanakan perkuliahan secara tatap muka," ujar Marwan yang dikutip acehkini, Senin (17/1).

Seorang dosen mengajar mahasiswa pada hari pertama perkuliahan tatap muka atau luring di Universitas Syiah Kuala (USK), Kota Banda Aceh, Aceh, Senin (17/1). Foto: Suparta/acehkini

Di sisi lain, Marwan menilai, perkuliahan secara daring yang USK laksanakan selama ini ada kekurangannya. Ia memahami keputusan tersebut harus USK tempuh sebagai upaya untuk mencegah penyebaran COVID-19 yang beberapa waktu lalu kondisinya cukup memprihatinkan.

"Jadi kita berinisiatif semester genap ini kita mulai secara luring sepenuhnya. Karena bagaimanapun juga, efektivitas pembelajaran secara daring ini tidaklah sama dengan luring," sebutnya.

Ia menyebut, keputusan menggelar kuliah tatap muka (luring) itu berdasarkan Surat Rektor terkait Pelaksanaan Kuliah Semester Genap 2021/2022. Untuk itulah, USK telah menyiapkan segalanya sebaik mungkin untuk menyambut perkuliahan tatap muka tersebut.

"Baik dari segi sarana pembelajaran, maupun vaksinasi bagi sivitas akademika USK. Di mana saat ini cakupan vaksinasi USK sudah lebih 90 persen," kata Marwan.

kumparan post embed

Ia menjelaskan, keputusan kuliah secara tatap muka ini termasuk di dalamnya kegiatan praktikum atau kegiatan sejenis. Selain itu, juga termasuk kegiatan sidang baik skripsi, tesis, disertasi ataupun seminar proposal sudah dapat dilaksanakan secara tatap muka.

USK juga mengizinkan untuk dibuka kembali setiap kantin yang ada di fakultas. Meski demikian, Marwan menegaskan, seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan (prokes). Semua mahasiswa harus selalu menggunakan masker dan disarankan juga membawa hand sanitizer sendiri.

"Selanjutnya, USK akan terus memantau pelaksanaan kuliah secara luring ini. Kalau ternyata ada peningkatan kasus, maka kita akan evaluasi seperti tahun lalu," ujarnya.

Wakil Rektor I USK berharap mahasiswa dan dosen untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan selama perkuliahan tatap muka. "Selain itu, kami juga mengajak masyarakat untuk terus berusaha dan berdoa agar wabah ini benar-benar segera berakhir," tutup Marwan.

kumparan post embed