Update Corona Aceh: Kasus Positif Bertambah 226, 15 Orang Meninggal dalam Sehari
ยทwaktu baca 2 menit

Jumlah kasus positif terinfeksi virus corona di Aceh masih terus bertambah. Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Aceh melaporkan tambahan 226 kasus baru dalam 24 jam terakhir. Sehingga total kasus positif menjadi 16.578.
Selain itu, pasien meninggal dunia di Aceh dilaporkan bertambah 15 orang pada Rabu (9/6/2021). Sementara pasien corona yang sembuh 114 orang dalam 24 jam terakhir.
"Kasus harian COVID-19 naik lagi, setelah sempat turun di bawah 200 kasus dalam tiga hari terakhir. Kasus terbaru positif COVID-19 dilaporkan 226 orang, sembuh 114 orang, dan 15 orang meninggal dunia," kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, Kamis (10/6).
Saifullah mengatakan, secara kumulatif kasus COVID-19 di Aceh per 9 Juni 2021 telah mencapai 16.578 orang. Rinciannya, pasien yang sudah sembuh sebanyak 12.610 orang. Penderita yang sedang dirawat (kasus aktif) 3.320 orang, dan kasus meninggal dunia sudah mencapai 648 orang.
Ia menyebut, data tersebut sudah termasuk kasus positif baru sebanyak 226 orang dalam 24 jam terakhir, yang meliputi warga Banda Aceh 54 orang, Aceh Besar 44 orang, Bireuen 30 orang, Pidie 21 orang, Nagan Raya 11 orang, dan Lhokseumawe 10 orang.
Kemudian warga Pidie Jaya delapan orang, warga Gayo Lues, Aceh Barat Daya, dan Aceh Selatan sama-sama lima orang. Selanjutnya warga Aceh Tengah dan Aceh Barat masing-masing empat orang.
"Berikutnya warga Aceh Utara, Bener Meriah, Aceh Jaya, Aceh Timur sama-sama tiga orang. Lebih lanjut warga Aceh Tamiang dua orang, serta Langsa dan Simeulue masing-masing satu orang. Sedangkan sembilan lainnya warga luar daerah," ujarnya.
Ia menambahkan, sementara pasien COVID-19 yang dilaporkan sembuh bertambah 114 orang, terdiri dari warga Pidie sebanyak 86, Simeulue 10 orang, dan Aceh Tengah enam orang. Kemudian warga Aceh Besar dan Pidie Jaya masing-masing lima orang, serta warga Sabang sebanyak dua orang.
"Korban yang meninggal dunia bertambah lagi sebanyak 15 orang," tutur Saifullah.
Kelima belas penderita COVID-19 yang dilaporkan meninggal itu meliputi warga Pidie sebanyak sembilan orang, Aceh Utara dan Banda Aceh sama-sama dua orang. Sementara dua lainnya masing-masing satu warga Bener Meriah, dan satu warga Nagan Raya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan, data akumulatif kasus probable sebanyak 834 orang, meliputi 732 orang selesai isolasi, 22 orang isolasi di rumah sakit, dan 80 orang meninggal dunia. Kasus probable yaitu kasus yang menunjukkan indikasi kuat sebagai COVID-19.
"Sedangkan kasus suspek secara akumulatif tercatat sebanyak 9.508 orang. Suspek yang telah usai isolasi sebanyak 9.231 orang, sedang isolasi di rumah 207 orang, dan 70 orang sedang isolasi di rumah sakit," sebutnya.
