Konten Media Partner

Update Corona: Kasus Aktif COVID-19 di Aceh 886, yang Dirawat di RS 131 Orang

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas medis yang menangani pasien terinfeksi virus corona (COVID-19) di RSUDZA Banda Aceh, Aceh. Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Petugas medis yang menangani pasien terinfeksi virus corona (COVID-19) di RSUDZA Banda Aceh, Aceh. Foto: Suparta/acehkini

Update Corona - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, menyampaikan jumlah kasus aktif corona di Aceh saat ini sebanyak 886 orang per Senin (28/12). Dari jumlah kasus aktif tersebut, sebanyak 131 orang di antaranya masih dirawat di rumah sakit.

"Penderita Coronavirus Disease 2019 yang sembuh bertambah lagi 39 orang. Pasien COVID-19 yang masih dirawat di rumah sakit tinggal 131 orang, atau 14,8 persen dari kasus aktif saat ini, sebanyak 886 orang," ujar jubir yang akrab disapa SAG itu kepada awak media, Senin malam.

SAG menyebut, sementara kasus terkonfirmasi baru positif COVID-19 bertambah sebanyak 16 orang, dan tidak ada kasus meninggal dunia di Aceh dalam 24 jam terakhir.

"Pasien yang masih dirawat di rumah sakit saat ini sebanyak 12 orang di Intensive Care Unit dan 119 orang di ruang perawatan isolasi," sebutnya.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG). Foto: Dok. Humas Setda Aceh

Ia menyampaikan, pasien COVID-19 yang dilaporkan sembuh sebanyak 39 orang di Aceh hari ini paling banyak warga Aceh Selatan dengan jumlah 30 orang. Kemudian warga Subulussalam tiga orang, warga Aceh Singkil dan Langsa sama-sama dua orang. Sedangkan dua orang lainnya warga Nagan Raya dan Aceh Tamiang.

SAG mengatakan, sementara 16 kasus terkonfirmasi baru hasil pemeriksaan swab dengan real time polymerase chain reaction (RT-PCR) meliputi warga Kota Banda Aceh sebanyak 10 orang, warga Aceh Besar dua orang. Kemudian warga Aceh Utara, Lhokseumawe dan Langsa masing-masing satu orang. Sisa satu kasus lainnya warga dari luar daerah.

"Meski kasus baru terkonfirmasi masih pada kisaran belasan orang dalam beberapa hari terakhir, namun tidak boleh dianggap remeh. Kasus baru bisa tiba-tiba melonjak tajam apabila warga tidak waspada dan mengabaikan protokol kesehatan," ujar SAG.

Karena itu, ia kembali mengimbau masyarakat selalu waspada dan disiplin mempraktikkan perilaku baru dengan 3M. "Mencuci tangan pakai sabun sesering mungkin di bawah air yang mengalir, memakai masker, dan selalu menjaga jarak. Hindari orang-orang yang berkerumun atau berdesak-desakan, seperti di kawasan wisata dan saat di dalam moda transportasi," sebutnya.

Kasus Kumulatif COVID-19 Capai 8.727

Lebih lanjut, SAG menyampaikan, jumlah akumulatif kasus COVID-19 di Aceh sudah mencapai 8.727 orang. Dari jumlah itu, pasien yang dirawat saat ini 886 orang (kasus aktif), sudah sembuh sebanyak 7.497 orang, dan 344 orang meninggal dunia.

"Alhamdulillah tidak ada laporan penderita yang meninggal dunia hari ini," ujarnya.

kumparan post embed