Konten Media Partner

Update Peta Zonasi COVID-19 di Aceh: 2 Kabupaten Masih Zona Merah Corona

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas gabungan menggelar razia masker di jalan depan Masjid Raya Baiturrahman untuk mencegah penularan COVID-19 di Aceh, Senin (28/9). Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Petugas gabungan menggelar razia masker di jalan depan Masjid Raya Baiturrahman untuk mencegah penularan COVID-19 di Aceh, Senin (28/9). Foto: Suparta/acehkini

Sebanyak dua kabupaten di Aceh masih berstatus zona merah atau berisiko tinggi penularan virus corona. Kedua kabupaten itu masing-masingnya Bireuen dan Aceh Singkil. Sedangkan 21 kabupaten/kota lainnya masuk dalam daerah risiko sedang atau zona oranye COVID-19.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, menyampaikan perubahan peta zonasi risiko COVID-19 tersebut berbasis data epidemiologis yang dirilis Satgas Penanganan COVID-19 Pusat per 1 November 2020. "Peta zonasi risiko COVID-19 baru tampil di laman covid19.go.id/peta-risiko langsung kita rilis agar semua pihak mengetahui tingkat risiko penularan COVID-19 di setiap kabupaten/kota," ujarnya dalam keterangan yang diterima acehkini, Jumat (6/11).

Jubir yang akrab disapa SAG itu menjelaskan, Minggu lalu, periode 27 Oktober – 4 November 2020, Kabupaten Aceh Singkil masih zona oranye. Yang zona merah tiga daerah yaitu Pidie Jaya, Bireuen, dan Aceh Utara. Kini Pidie Jaya dan Aceh Utara sudah berhasil membebaskan diri dari zona merah dan menjadi zona oranye. Sedangkan Bireuen tetap zona merah, seperti dua minggu sebelumnya.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani yang akrab disapa SAG. Foto: Dok. Humas Aceh

"Jadi berdasarkan peta zonasi warna saat ini, Aceh Singkil dan Bireuen merupakan zona merah, sedangkan 21 kabupaten dan kota lainnya di Aceh merupakan zona oranye," sebutnya.

Perkembangan COVID-19 di Aceh

SAG juga melaporkan kasus COVID-19 Aceh secara akumulatif terhitung sejak kasus pertama yang diumumkan pada 26 Maret lalu, jumlah totalnya sudah mencapai 7.563 kasus. Rinciannya, 5.881 orang di antarany telah sembuh, 1.403 orang sedang dalam perawatan, dan 279 orang meninggal dunia.

Update peta zonasi risiko COVID-19 di Aceh, 2 kabupaten masih berstatus zona merah. Foto: covid19.go.id

Sementara kasus probable di Aceh, lanjut SAG, secara akumulatif sebanyak 622 orang. Dari jumlah kasus probable tersebut, 50 orang dalam penanganan tim medis (isolasi RS), 539 sudah selesai isolasi, dan 33 orang meninggal dunia.

"Sedangkan jumlah kasus suspect di seluruh Aceh telah mencapai 3.847 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.557 orang sudah selesai isolasi, 285 orang dalam proses isolasi di rumah, dan 5 orang isolasi di rumah sakit," ujar SAG.

kumparan post embed