Konten Media Partner

Vaksinasi COVID-19 pada Nakes di Aceh 88,9%, Petugas Publik 52,2%, Lansia 2%

ACEHKINIverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Aceh, Sabtu (26/6/2021). Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Aceh, Sabtu (26/6/2021). Foto: Suparta/acehkini

Pemerintah Aceh masih terus menggencarkan vaksinasi COVID-19 bagi tenaga kesehatan (nakes), warga lanjut usia (lansia) dan petugas pelayanan publik. Hal ini sebagaimana disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani.

Jubir yang akrab disapa SAG itu menyampaikan bahwa gebyar vaksinasi COVID-19 di pelbagai lokasi di provinsi dan kabupaten/kota di Aceh terus berlangsung, sehingga ada akselerasi peningkatan progres cakupan.

"Jumlah tenaga kesehatan (nakes) yang telah divaksinasi dosis pertama dengan vaksin Sinovac sudah mencapai 50.183 orang atau 88,9 persen dari target sebanyak 56.470 orang di Aceh," ujar SAG, Sabtu (26/6).

Ia menyebut, kemudian tenaga kesehatan yang telah vaksinasi dosis kedua sebanyak 44.024 orang atau 78,0 persen.

Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG). Foto: Abdul Hadi/acehkini

"Pada kelompok petugas pelayanan publik, sebanyak 249.727 orang telah vaksinasi dosis pertama atau sekitar 52,2 persen dari sasaran sebanyak 478.489 orang. Sedangkan yang telah vaksinasi dosis kedua sebanyak 70.126 orang atau 14,7 persen," kata SAG.

Sedangkan kelompok lanjut usia (lansia), lanjut SAG, sebanyak 8.864 orang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama atau sekitar 2,0 persen dari sasaran sebanyak 435.651 orang.

Lebih lanjut, SAG menyampaikan, adapun lansia yang telah mendapat vaksinasi dosis kedua sebanyak 2.392 orang atau 0,5 persen.

Petugas vaksinasi (vaksinator) mengambil dosis vaksin COVID-19 pada pelaksanaan vaksinasi massal di Banda Aceh Convention Hall, Juni 2021. Foto: Abdul Hadi/acehkini

Ia menambahkan, penelitian tentang virus corona terus dilakukan tapi protokol kesehatan dan vaksinasi merupakan cara efektif mencegah penularan COVID-19.

"Masyarakat tidak perlu ragu untuk vaksinasi COVID-19. Keamanan dan efektivitas vaksinnya terjamin Badan POM, dan vaksin Sinovac juga dinyatakan suci dan halal oleh MUI dan MPU Aceh," sebutnya.

Sementara itu, kasus positif COVID-19 di Aceh masih terus bertambah. Tercatat ada penambahan 81 kasus positif baru pada hari ini, Sabtu (26/6). Selain itu, pasien yang telah sembuh bertambah 91 orang dan enam orang meninggal dunia.

Hingga hari ini, total kasus COVID-19 di Aceh secara kumulatif telah mencapai 18.847. Sedangkan penderita yang telah sembuh berjumlah 14.351 orang, pasien dalam peratawan (kasus aktif) saat ini 3.728 orang, dan kasus meninggal dunia tercatat 768 orang.

kumparan post embed