Video: Rusuh Suporter Usai Laga Perserang vs Persiraja

Usai menuai kekalahan 1-0 atas Perserang di Stadion Maulana Yusuf, Serang, Senin (2/9), pemain Persiraja Banda Aceh justru dilempari oleh suporter tim tuan rumah. Bahkan bus yang ditumpangi pemain Persiraja dilempari benda-benda tumpul.
Sekretaris Umum Persiraja, Rahmad Djailani, menyesalkan atas kejadian pelemparan terhadap para pemain. Menurutnya, usai pertandingan semua pemain dan ofisial kedua tim sudah saling memaafkan.
"Ketika pertandingan selesai semua pemain dan ofisial sudah saling memaafkan, bahkan kapten tim sudah menjumpai pelatih Perserang untuk meminta maaf. Tapi kemudian ketika kita menuju ruang ganti dari bench, tiba-tiba ada beberapa oknum yang kita duga mereka adalah panitia pelaksana memukul pelatih dan beberapa pemain kami," ujar Rahmad lewat video yang dikirimkan Media Officer Persiraja. (Simak video di bawah ini)
"Kenapa kami duga panpel? Karena seharusnya itu area bersih dari penonton umum, di situ seharusnya pihak keamanan dan pihak panpel. Patut diduga itu bukanlah penonton umum," sambung Rahmad.
Ia menyayangkan pemukulan itu justru terjadi usai pertandingan, ketika seluruh pemain dan ofisial menuju ruang ganti.
"Sampai di situ keributan kemudian mulai terjadi lagi, walaupun demikian kita berhasil menenangkan seluruh pemain dan ofisial, sehingga tidak sampai menjadi keributan yang lebih besar," ujarnya.
Selanjutnya saat pemain dan ofisial Persiraja menggunakan bus untuk pulang ke hotel, bus mereka dikejar suporter tuan rumah. Bus yang membawa pemain Persiraja dilempari benda-benda tumpul.
"Menuju pulang dari stadion ke hotel, bus kita dilempari oleh oknum suporter, mungkin ini penonton umum. Tapi dari video yang beredar bisa dilihat kacanya pecah batunya besar," kata Rahmad
Namun demikian, akhirnya mereka tiba dengan selamat di hotel dengan mendapat pengawalan ketat oleh polisi yang mengawal dari belakang dan depan bus.
Sementara itu, pada pertandingan yang dimenangkan Perserang dengan skor 1-0 atas Persiraja di Stadion Maulana Yusuf, tercatat wasit Gedion F. Dapaherang dari DKI Jakarta yang memimpin pertandingan mengeluarkan lima kartu merah. Tiga di antaranya diberikan untuk pemain Persiraja, dua lainnya diberikan kepada pemain Perserang.
Bahkan dua kartu merah dikeluarkan wasit Gedion saat laga baru berlangsung enam menit. Bek Persiraja, Andika Kurniawan dan penyerang Perserang, Agung Supriyanto, diganjar kartu merah oleh wasit pada menit yang sama.
Memasuki babak kedua, wasit Gedion kembali mengeluarkan dua kartu di waktu bersamaan pada menit 55. Kartu merah diberikan kepada Tegar Hening Pangestu dari Persiraja dan Muhammad Ridwan dari Perserang.
Sedangkan, kartu merah kelima di laga ini diberikan wasit kepada Fery Komul, setelah mendapat kartu kuning kedua pada menit 82.
Selain lima kartu merah, wasit juga mengeluarkan enam kartu kuning sepanjang laga Perserang kontra Persiraja. Empat kartu kuning di antaranya untuk Persiraja, sedangkan dua lainnya untuk Perserang.
Sementara gol semata wayang di laga ini tercipta pada menit 44. Gol kemenangan Perserang dicetak Didik Ariyanto lewat titik penalti.
Reporter: Husaini
