Wisata Asyik ke Bungara, Danau Kedua Terluas di Aceh
·waktu baca 2 menit

Wisata bahari dengan andalan Kepulauan Banyak telah melambungkan nama Aceh Singkil ke seluruh nusantara dan dunia. Bahkan, kasawan tersebut telah dilirik investor Murban Energy dari Uni Emirat Arab untuk mengembangkan pariwisata.
Tapi, wisata di Aceh Singkil bukan hanya Pulau Banyak. Masih ada beberapa lainnya yang menarik dikunjungi, salah satunya Danau Bungara di Kecamatan Kota Baharu. Tempat wisata ini tak terlalu terkenal, masih alami dan perlu pengembangan lanjut sebagai kawasan wisata. Namun, tetap menawarkan pesona alam yang tenang dan memanjakan mata.
Lokasinya berjarak 43 Kilometer dari pusat Kota Singkil atau harus menempuh perjalanan sekitar satu jam dengan kenderaan bermotor. Danau seluas 85,6 hektare menjadi yang kedua terluas di Aceh setelah Danau Laut Tawar di Aceh Tengah.
Karena letaknya cukup tersembunyi, bahkan masih ada warga Aceh Singkil yang belum mengetahui keindahan alam di Danau Bungara. Hal ini acehkini ketahui saat berkunjung ke sana pada Minggu (13/6/2021) lalu. Di perjalanan, beberapa kali menanyakan arah jalan menuju danau kepada warga yang bermukim di areal transmigrasi, sekitar 19 Kilometer dari lokasi wisata tersebut. Umumnya mereka mengaku belum pernah ke sana.
Tiba di lokasi, pemandangan air tenang menyambut. Danau ini tak sama dengan danau pada umumnya yang terletak di ketinggian lebih dari 1.000 mdpl, tapi terletak di dataran rendah dengan cuaca hangat.
“Tempatnya tenang, senang saja mengunjungi Danau Bungara. Apalagi kalau mau senja, saya senang melihat nelayan pulang dengan mendayung sampan. Pas kali danau ini untuk orang yang elergi dengan cuaca dingin seperti saya,” kata Kiki Lubis, salah satu pengunjung yang datang dari kota Subulussalam.
Danau diapit oleh empat desa ini lebih menawan ketika tiba di Pondok “palempoh leja” atau dalam bahasa Singkil berarti ‘pelepas lelah’. Pondok yang dipadu dengan warna khas masyarakat adat setempat.
Senada dengan makna “palempoh leja”, matahari yang ingin pamit meninggalkan hari pun mulai mengeluarkan bias merah jingga di danau yang sehari hari dimanfaatkan warga sekitar untuk mencari ikan secara tradisional.
Penggiat Pariwisata Singkil, Wanhar Lingga, menuturkan keindahan alam yang ditawarkan Danau Bungara tidak hanya dinikmati dari pinggiran saja. Pengunjung yang ingin mengelilingi danau, dapat menggunakan perahu atau warga setempat menyebutnya bongki, juga tersedia bebek dayung.
“Dengan uang sepuluh ribu rupiah, pengunjung dapat berkeliling menikmati danau,” katanya.
Jika berkunjung ke Aceh Singkil, jangan lupa singah sejenak ke Danau Bungara. [] Yudiansyah
