Konten Media Partner

Wisatawan Asing Ramaikan Permainan Tradisional di Festival Ujung Barat Sabang

ACEHKINIverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Malam penutupan Festival Ujung Barat di Kota Sabang. Foto: Disbudpar
zoom-in-whitePerbesar
Malam penutupan Festival Ujung Barat di Kota Sabang. Foto: Disbudpar

Festival Ujung Barat di Desa Wisata Jaboi, Kota Sabang, Aceh sukses digelar pada 10-11 Desember 2022. Event tersebut ramai dikunjungi wisatawan asing yang sedang berada di wilayah destinasi wisata unggulan Indonesia itu.

Wisatawan asing juga ikut menikmati permainan tradisional berupa egrang, yaitu permainan dengan berjalan menggunakan batok kelapa dan seutas tali rapia.

Terlihat, mereka juga menikmati jajanan di event tersebut seperti kopi, kue tradisional dan membeli beberapa kerajinan produk dari desa wisata di Sabang.

kumparan post embed

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh melalui Kabid Pemasaran, T Hendra Faisal, mengatakan pihaknya fokus untuk mengembangkan event di desa wisata, salah satunya di Desa Wisata Jaboi melalui Festival Ujung Barat yang sukses digelar.

“Festival Ujung Barat ini jadi momentum kita untuk mengembangkan desa wisata melalui kearifan lokalnya. Dan kegiatan ini juga mampu menarik wisatawan asing,” ujarnya Minggu malam (11/12).

Wisatawan asing ikut permainan tradisional. Foto: Disbudpar

Ia menjelaskan, perubahan perjalanan wisatawan dari pariwisata massal ke pariwisata alternatif (alternative tourism) harus dijadikan batu pijakan untuk menyiapkan hingga mengembangkan potensi desa wisata untuk menyambut perubahan tersebut.

Pengembangan itu harus sesuai dengan kearifan lokal setempat dan tanpa meninggalkan budaya dan kesenian. Menurutnya sudah banyak contoh di Indonesia yang di mana event desa wisata itu bisa maju dengan menampilkan kearifan lokalnya.

“Kolaborasi dan inovasi jadi kunci untuk pengembangan desa wisata. Tentunya dengan menjunjung nilai-nilai budaya,” katanya.

Sementara itu seorang wisatawan asing dari Amerika, Peter mengakui baru pertama kali berkunjung ke Sabang dan mendapat sambutan yang hangat dari warga setempat. Ia juga menyebut permainan tradisional itu cukup menarik meskipun dirinya susah payah untuk menggunakan egrang.

This is my first time coming here. Its very excited, you can see that I was playing traditional games? and its very difficult, but I like it. [Saya baru pertama kali ke sini. Ini cukup menarik, anda lihat saya tadi seperti kesulitan untuk bermain itu (egrang), tetapi saya suka],” kata Peter.

Wisatawan asing di Kota Sabang ramaikan Festival Ujung Barat. Foto: Disbudpar

Pj Wali Kota Sabang, Reza Fahlevi, menyebutkan permainan tradisional itu merupakan bagian dari Festival Ujung Barat, dengan tujuan mempromosikan potensi wisata melalui nilai-nilai tradisional dan kearifan lokal.

"Potensi pariwisata yang ada di Sabang tidak hanya berupa wisata bahari saja, melainkan juga berasal dari berbagai potensi lainnya yang bisa digali seperti tradisi, budaya, sejarah, dan sebagainya," jelasnya. []