Eksistensi Musik Cadas yang Kembali Mendapat Tempat di Indonesia

Fresh graduate Communication Science at Universitas Terbuka
Konten dari Pengguna
24 Oktober 2022 21:42
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Achmad Junaedi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Foto: Dokumentasi Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Dokumentasi Pribadi
ADVERTISEMENT
Il Sogno menjadi salah satu lagu sebagai pioner musik metal kembali diperhitungkan dalam belantika musik Indonesia. Project kolaborasi yang digagas oleh Isyana Sarasvati yang berduet dengan Dead Squad berhasil membuat pencinta musik Indonesia berdecak kagum melihat penampilan spektakuler dari musisi tersebut.
ADVERTISEMENT
Lagu yang bergenre rock progressif dan alunan indah seriosa dari Isyana Sarasvati, ditambah aksen scream dari vokalis Dead Squad membuat lagu Il Sogno semakin brutal didengar oleh pencinta musik Indonesia.
Lewat lagu Il Sogno mengubah persepsi publik terhadap musik metal saat ini. Dahulu kala, penikmat musik Indonesia beranggapan bahwasannya musik metal yaitu musik yang berisik, musik dengan logat suara yang hanya berteriak, musik penyembah setan, dan lain sebagainya.
Namun, saat ini berbanding terbalik dengan apa yang terjadi pada waktu lalu. Belakangan ini band aliran metal mulai wara wiri di televisi nasional, seperti Dead Squad, Burger Kill, dan Voice of Baceprot (VoB). Pada akun media sosial para musisi metal Indonesia diikuti oleh ribuan bahkan ratusan ribu pengikut.
ADVERTISEMENT
Sementara pada platform musik, akun musisi metal mendapatkan reaksi positif atas karya yang telah dibuat. Puncaknya ketika dua musisi metal mendapatkan penghargaan dari Anugerah Musik Indonesia (AMI Award) 2022 pada nominasi "Artis Pria/Wanita/Grup/Kolaborasi Metal Terbaik" yang direbut oleh Isyana Sarasvati x Dead Squad dan "Duo/Grup Kolaborasi Rock Terbaik" didapatkan oleh Voice of Baceprot (VoB).
Musisi Metal Indonesia Go Internasional
Tidak hanya sukses di dalam negeri, musisi metal Indonesia diakui di kancah internasional. Beberapa tahun ke belakang, band metal Siksa Kubur yang tampil di acara "Underground Internasional" dan mendapat apresiasi atas penampilannya yang lebih mengandalkan kualitas vokal. Band metal lainnya, yaitu Jasad turut meramaikan event "Kuala Lumpur Metal Camp III" yang tampil bersama band metal dunia, seperti Defield (Jepang) dan Purgatory (Thailand).
ADVERTISEMENT
Setelah itu pada 2010, Noxa meramaikan "Obscene Extreme Festival" di Republik Ceska. Terbaru pada bulan Agustus 2022, dua band metal Indonesia meramaikan festival metal terbesar di dunia "Wacken Open Air" yaitu Burgerkill dan Voice of Baceprot (VoB). Dua band metal tersebut bersanding dengan band metal Internasional salah satunya Slipknot.
Apresiasi Musisi Metal Indonesia
Setelah lagu Il Sogno meledak, musisi metal Indonesia kembali bangkit dan meramaikan kembali belantika permusikan Indonesia.
Sudah sepatutnya kita sebagai pencinta musik dapat menerima berbagai macam genre musik yang tersedia. Tidak memandang sebelah mata para musisi metal. Bahkan dapat mengapresiasi atas karya yang telah dihasilkan oleh musisi metal.
Sukses selalu musisi Indonesia dan terus berkarya...
editor-avatar-0
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020