Self-Talk: Ucapan Sederhana yang Bermakna

Mahasiswi Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Tulisan dari Adeline Kallita Cahyadi Putri tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

“Self-talk bukan hanya sekedar apa yang kita katakan pada diri sendiri, tetapi lebih pada rasa apa yang kita pancarkan keluar dari diri.”
- Hermawan GS, Seorang motivator self-talk Indonesia dan Penulis: Self Talk Pengubah Nasib.
Pernahkan kalian berbicara dengan diri sendiri? Berbicara dengan diri sendiri atau yang kita sebut self-talk ini ialah ucapan sederhana kepada diri sendiri yang mungkin tanpa disadari, kita sering melakukannya.
Pastinya diantara kalian pernah bukan memuji atau berkeluh kesah kepada diri sendiri? Terutama saat sedang bercermin. Nah, perilaku tersebut adalah salah satu perilaku self-talk lho. Lalu, apa sebenarnya pengertian self-talk ini?
Self-talk berasal dari bahasa inggris yang terdiri dari dua suku kata, yaitu self dan talk. Menurut kamus bahasa Inggris, kata self berarti sendiri atau pribadi. Sedangkan, kata talk berarti percakapan atau pembicaraan.
Jadi, self-talk adalah perilaku berbicara kepada diri sendiri dengan cara mengungkapkan sebuah pertanyaan atau pikiran yang disuarakan atau diucapkan dalam hati. Pikiran-pikiran tersebut biasanya diucapkan dengan bersuara layaknya berbicara bersama orang lain.
Ternyata self-talk tidak hanya berupa kata-kata yang kita ucapkan kepada diri sendiri lho. Melainkan bisa dalam bentuk kata yang tidak terucap. Bahkan, yang hanya berupa niat dalam hati (walaupun kecil).
Self-talk ini dapat menjadi sebuah pendorong utama dari tindakan seseorang. Maka penting untuk kita berhati-hati saat melakukan self-talk, karena pengaruh yang ditimbulkan sangat besar bagi diri kita sendiri.
Misalnya saat melakukan self-talk positif didepan cermin seperti "aku cantik, aku pintar, aku kuat, aku yakin aku bisa". Maka ucapan yang sederhana itu akan membuat kamu lebih percaya diri dan bersemangat.
Tetapi, jika sebaliknya kamu melalukan self-talk negatif seperti "aku jelek, aku bodoh, aku lemah, sudah pasti aku tidak bisa". Maka ucapan itu akan membuat dirimu merasa buruk pastinya.
Dalam buku “Self Talk Pengubah Nasib”, Hermawan GS mengatakan:
“Jika ucapan (selftalk) yang dikeluarkan seseorang itu baik dan positif maka partikel molekul air akan menciptakan bentuk yang indah seperti kristal, namun jika ucapan (self-talk) seseorang itu buruk, kasar, kotor penuh amarah dan kebencian, maka seketika molekul air akan berubah bentuk menjadi rusak tidak beraturan.”
Oleh karena itu, akan lebih baik jika kita mengucapkan ucapan positif kepada diri kita sendiri. Mulai dari sekarang, mari terapkan kebiasaan self-talk positif dan hindari self-talk negatif.
Kalian bisa mengucapkan kalimat-kalimat yang membangun, memotivasi serta membangkitkan semangat untuk diri kalian sendiri. Percayalah, ucapan-ucapan sederhana yang baik akan disertai oleh hal-hal yang baik pula.
Sumber: Hermawan GS (2018) “Self Talk Pengubah Nasib”.
