Francisco Conceicao: Tak Ada Kewajiban Mengumpan ke Cristiano Ronaldo

Francisco Conceicao menepis anggapan bahwa tim nasional Portugal merasa terbebani untuk terus memberikan bola kepada Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026. Penyerang muda Portugal tersebut menegaskan bahwa setiap keputusan di lapangan diambil berdasarkan insting demi kepentingan tim, bukan karena tekanan untuk melayani satu pemain tertentu.
Kritik soal ketergantungan Portugal kepada Ronaldo kembali mencuat setelah hasil imbang 1-1 kontra Kongo DR pada laga pembuka. Menanggapi hal tersebut, Conceicao dengan tegas menyatakan bahwa tak ada instruksi khusus atau keharusan bagi para pemain untuk mencari sosok Ronaldo dalam setiap skema serangan.
“Kami tidak memiliki kewajiban atau kebutuhan untuk mengoper bola kepadanya,” ujar Conceicao dalam sesi konferensi pers menjelang laga kontra Uzbekistan, seperti dilansir Al Jazeera.
Ia menambahkan bahwa pengambilan keputusan di lapangan terjadi dalam hitungan sepersekian detik, sehingga pemain akan mengumpan kepada rekan yang berada di posisi paling menguntungkan tanpa memedulikan siapa sosok di balik pemain tersebut.
Mengagumi Mentalitas Cristiano Ronaldo
Meski menegaskan tidak ada kewajiban mengumpan, Conceicao memberikan penghormatan tinggi kepada Ronaldo. Pemain berusia 23 tahun itu menganggap dedikasi yang ditunjukkan sang kapten yang kini berusia 41 tahun sebagai teladan bagi generasi baru di skuad Selecao das Quinas.
“Cristiano adalah contoh karena rasa lapar yang ia tunjukkan setiap hari, seolah-olah itu adalah sesi latihan terakhirnya. Jika dia yang sudah meraih begitu banyak gelar saja masih memiliki ambisi sebesar itu, maka kami yang masih mengejar prestasi harus memiliki rasa lapar yang jauh lebih besar lagi,” jelasnya.
Portugal kini tengah bersiap menghadapi Uzbekistan di Houston dalam laga krusial Grup K. Conceicao menekankan bahwa kehadiran Ronaldo di dalam tim pengaruh besar, namun tetap dibutuhkan kerja sama tim yang solid.
“Cristiano ada di sini untuk membantu, sama seperti pemain nasional lainnya. Kami membutuhkan semua kemampuan individu agar permainan kolektif kami bisa berjalan dengan maksimal,” tutup pemain yang juga putra dari legenda Portugal, Sergio Conceicao tersebut.
