Kumparan Logo

Kylian Mbappe Pastikan Hanya Alami Cedera Ringan

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Timnas Prancis Kylian Mbappe merayakan kemenangan atas Timnas Paraguay pada pertadingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Philadelphia, Pennsylvania, AS, Sabtu (4/7/2026). Foto: James Lang/Imagn Image via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Timnas Prancis Kylian Mbappe merayakan kemenangan atas Timnas Paraguay pada pertadingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Philadelphia, Pennsylvania, AS, Sabtu (4/7/2026). Foto: James Lang/Imagn Image via REUTERS

Kylian Mbappe akhirnya meredam kekhawatiran para pendukung Prancis terkait kondisi fisiknya setelah mengalami cedera pada pergelangan kaki dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 melawan Maroko, Jumat (10/7). Kapten Timnas Prancis tersebut menegaskan bahwa dirinya dalam kondisi baik-baik saja.

Penyerang berusia 27 tahun itu sempat mendapatkan perawatan dari tim medis di lapangan sebelum akhirnya ditarik keluar pada menit ke-77 dan digantikan oleh Jean-Philippe Mateta. Meski terlihat meninggalkan lapangan sambil bertepuk tangan kepada para suporter, tayangan televisi menunjukkan Mbappé duduk di bangku cadangan dengan kompres es pada kaki kanannya.

Namun, sang kapten Prancis langsung meredakan kekhawatiran terkait cederanya.

"Saya baik-baik saja. Saya hanya mendapat benturan di pergelangan kaki, tetapi semuanya baik. JP (Mateta) memang lebih siap untuk bermain pada 15 menit terakhir," ujar Mbappé seusai pertandingan, seperti dilansir FIFA.

Sumber di internal tim Prancis juga memastikan bahwa cedera yang dialami Mbappé tidak mengkhawatirkan. Bahkan, setelah laga usai, ia terlihat memimpin selebrasi bersama para pendukung di lapangan dan ikut merayakan kemenangan bersama rekan-rekannya di ruang ganti.

Pemain Timnas Prancis Kylian Mbappe berpelukan dengan pemain Timnas Maroko Achraf Hakimi usai pertandingan semifinal Piala Dunia 2022 Qatar di Stadion Al Bayt, Al Khor, Qatar. Foto: Hannah McKay/REUTERS

Rivalitas di Lapangan dan Persahabatan

Kemenangan atas Maroko mengantar Prancis kembali ke semifinal Piala Dunia, empat tahun setelah mereka juga menyingkirkan lawan yang sama dengan skor identik pada edisi sebelumnya.

Laga tersebut memiliki nuansa emosional bagi Mbappé karena harus menghadapi sahabat dekatnya, Achraf Hakimi, yang merupakan kapten Maroko sekaligus mantan rekan setimnya di Paris Saint-Germain. Selain itu, enam pemain Maroko lahir di Prancis sehingga hubungan kedua tim cukup erat.

Meski demikian, Mbappé menegaskan bahwa persahabatan tidak memengaruhi fokusnya di atas lapangan.

"Di sini tidak ada perasaan atau emosi. Saya datang untuk menang dan dia (Hakimi) juga datang untuk menang. Tetapi setelah pertandingan saya akan menemuinya di ruang ganti, dan saat itulah saya akan benar-benar merasakannya karena dia adalah sahabat dekat saya," katanya.