Kumparan Logo

Pendapatan The Odyssey Tembus Rp 13 Triliun dalam 12 Hari

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Salah satu cuplikan dari Film 'The Odyssey' yang tayang pada Rabu (15/7/2026). Foto: Dok. Universal Pictures
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu cuplikan dari Film 'The Odyssey' yang tayang pada Rabu (15/7/2026). Foto: Dok. Universal Pictures

Film The Odyssey garapan sutradara Christopher Nolan terus mencatatkan performa impresif di bioskop. Hanya dalam 12 hari penayangan, film epik adaptasi karya Homer tersebut telah mengumpulkan pendapatan global sebesar US$727,9 juta atau sekitar Rp 13 triliun, menjadikannya film terlaris keempat sepanjang 2026 sejauh ini.

Berdasarkan data box office terbaru, The Odyssey meraih pendapatan US$320,5 juta di Amerika Utara dan US$407,4 juta dari pasar internasional. Dengan capaian tersebut, film yang dibintangi Matt Damon sebagai Odysseus itu kini hanya berada di bawah tiga film terlaris tahun ini.

Posisi pertama masih ditempati Toy Story 5 dengan pendapatan lebih dari US$1,02 miliar, disusul The Super Mario Galaxy Movie dan film biopik Michael, yang masing-masing telah melampaui US$1 miliar di box office global.

Melihat laju pendapatannya, The Odyssey diperkirakan akan segera menyusul ketiga film tersebut menembus klub pendapatan US$1 miliar dalam waktu dekat. Pencapaian itu kembali menegaskan daya tarik Christopher Nolan dalam menghadirkan film yang mampu menjadi fenomena budaya sekaligus sukses secara komersial.

The Odyssey Belum Tayang di China

Menariknya, capaian lebih dari US$700 juta tersebut diraih sebelum The Odyssey resmi diputar di China, pasar bioskop terbesar kedua di dunia.

Film ini dijadwalkan tayang di Negeri Tirai Bambu mulai 14 Agustus, dengan dukungan sekitar 800 layar IMAX serta ribuan layar reguler. Kehadiran di pasar China diperkirakan akan semakin mendongkrak pendapatan global film tersebut.

Salah satu cuplikan dari Film 'The Odyssey' yang tayang pada Rabu (15/7/2026). Foto: Dok. Universal Pictures

Perjalanan The Odyssey di box office juga diprediksi belum akan melambat meski harus menghadapi pesaing besar. Pekan ini, Sony Pictures dan Marvel Studios akan merilis Spider-Man: Brand New Day, yang diproyeksikan mencetak salah satu pembukaan terbesar sepanjang masa.

Meski demikian, analis memperkirakan The Odyssey masih mampu meraup pendapatan sekitar US$50 juta hingga US$60 juta pada akhir pekan ketiganya. Angka tersebut tergolong sangat tinggi, terutama untuk film drama epik yang menyasar penonton dewasa.

Berpotensi Jadi Film Terlaris Christopher Nolan

The Odyssey juga menjadi proyek termahal sepanjang karier Christopher Nolan. Film ini diproduksi dengan anggaran sekitar US$250 juta.

Salah satu cuplikan dari Film 'The Odyssey' yang tayang pada Rabu (15/7/2026). Foto: Dok. Universal Pictures

Dengan performa box office saat ini, film tersebut diprediksi akan segera melampaui dua karya Nolan sebelumnya, yakni The Dark Knight yang meraup US$1,008 miliar dan The Dark Knight Rises dengan US$1,08 miliar, sehingga berpotensi menjadi film terlaris dalam karier sang sutradara.

Format IMAX Jadi Daya Tarik Utama

Diadaptasi dari puisi epik karya Homer yang telah berusia sekitar 3.000 tahun, The Odyssey juga mencetak sejarah sebagai film layar lebar pertama yang seluruh proses pengambilan gambarnya menggunakan kamera IMAX.

Format tersebut menjadi salah satu faktor utama tingginya minat penonton. Tiket IMAX dilaporkan telah habis terjual selama beberapa pekan sejak penayangan perdana.

Hingga saat ini, format IMAX telah menyumbang sekitar US$140 juta dari total pendapatan global film. Capaian itu menjadikan The Odyssey sebagai film dengan pertumbuhan tercepat kedua dalam sejarah IMAX yang mampu menembus pendapatan US$100 juta, hanya kalah dari Avengers: Endgame, dengan pencapaian tersebut diraih hanya dalam waktu 10 hari.