Kumparan Logo

Strategi Xabi Alonso Rekrut Pemain Berpengalaman untuk Chelsea

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pelatih Chelsea, Xabi Alonso Foto: REUTERS/Thilo Schmuelgen
zoom-in-whitePerbesar
Pelatih Chelsea, Xabi Alonso Foto: REUTERS/Thilo Schmuelgen

Chelsea dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan Brighton untuk mendatangkan Danny Welbeck. Langkah ini diambil oleh Chelsea untuk memenuhi kebutuhan manajer Xabi Alonso akan sosok berpengalaman di dalam skuad.

Beberapa tahun terakhir, klub asal London Barat tersebut lebih fokus merekrut talenta muda, namun kehadiran Welbeck membawa dimensi baru yang dinilai krusial untuk menyeimbangkan dinamika ruang ganti The Blues. Sejak 2022, Chelsea jarang mengeluarkan biaya transfer untuk pemain berusia di atas 26 tahun. Terakhir kali mereka melakukannya adalah saat memboyong Pierre-Emerick Aubameyang dari Barcelona.

Xabi Alonso dipandang sebagai sosok yang mampu mengidentifikasi kekurangan tim, yakni kurangnya kedalaman pengalaman di lapangan. Selain Welbeck, klub juga dikabarkan tengah mendekati bek Crystal Palace, Maxence Lacroix. Legenda sepak bola, Gary Neville, memberikan dukungan penuh terhadap keputusan Chelsea.

Menurutnya, mendatangkan pemain veteran seperti Welbeck dan Jordan Henderson adalah langkah cerdas untuk membimbing para pemain muda yang selama ini minim sosok pemimpin di lapangan.

“Jika Anda menyaksikan Chelsea selama tiga, empat, atau lima tahun terakhir, Anda akan mengatakan ada kurangnya pengalaman di seluruh klub,” ujar Neville seperti dilansir Sky Sport.

Nico O'Reilly dari Manchester City beraksi melawan Joao Pedro dari Chelsea pada pertandingan Piala FA antara Chelsea vs Manchester City di Stadion Wembley, London, Inggris, Sabtu (16/5/2026). Foto: Peter Cziborra/REUTERS

Ia menegaskan bahwa peran pemain seperti Welbeck bukan sekadar tentang kontribusi di atas lapangan, melainkan menjaga disiplin dan tanggung jawab di ruang ganti.

Dari sisi teknis, kehadiran Welbeck memberikan opsi yang logis. Empat penyerang senior Chelsea saat ini memiliki rata-rata usia 23 tahun dengan total 269 penampilan. Sementara itu, Welbeck sendiri memiliki catatan 400 penampilan dengan 90 gol, sebuah statistik yang menawarkan stabilitas saat pemain muda memerlukan pendampingan.

Perubahan arah kebijakan ini juga tampak dari ketertarikan klub pada pemain seperti Granit Xhaka. Xabi Alonso rupanya menyadari bahwa untuk bersaing di level tertinggi, ia membutuhkan pemain yang siap pakai (ready-to-go), alih-alih hanya mengandalkan proses perkembangan pemain muda secara terus-menerus.

Langkah ini sekaligus memberikan tekanan bagi penyerang muda seperti Nicolas Jackson, Liam Delap, dan Marc Guiu. Dengan status Welbeck yang merupakan pemain andal dan tetap produktif dengan 13 gol musim lalu, persaingan di lini depan akan semakin ketat dan menuntut standar performa yang lebih tinggi.