Maraknya Pestisida Kimia, Mahasiswa KKN Undip Kenalkan Pestisida Daun Pepaya

Perkenalkan saya Adhitya Wahyu Zendi Pratama, mahasiswa Universitas Diponegoro jurusan Agroekoteknologi
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Adhitya Wahyu Zendi Pratama tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Daleman (16/07/2024) – Mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro, perkenalkan pestisida nabati daun pepaya sebagai upaya adanya ketergantungan penggunaan pestisida kimia. Pengenalan pestisida nabati ini dilakukan dengan tujuan untuk mengedukasi masyarakat terkait penggunaan pestisida kimia secara jangka panjang yang tidak ramah lingkungan. Pestisida nabati sendiri merupakan pestisida yang berasal dari bahan alami atau berasal dari tanaman, dengan tujuan untuk mengendalikan hama dan penyakit. Salah satu pestisida yang dikenalkan adalah pestisida daun pepaya. "Pestisida nabati daun pepaya dapat diaplikasikan pada tanaman hortikultura seperti tomat, cabai, dan terong, pengaplikasian pestisida nabati daun pepaya dapat dilakukan pada saat sore hari" Jelas Adhitya.

Program kerja pestisida nabati daun pepaya terlaksana dengan bantuan dari ibu-ibu Kelompok Wanita Tani Dukuh Salam, Desa Daleman yang mengikuti sosialisasi dan demonstrasi terkait pembuatan dan pengaplikasian pestisida nabati daun pepaya. Pestisida nabati daun pepaya dapat dibuat dengan beberapa bahan seperti berikut :
Daun pepaya 1 kg
Air bersih 10 liter
Bawang putih 3 siung
Serai 8 buah
Detergen
Pembuatan diawali dengan menghaluskan daun pepaya, bawang putih, dan serai, setelah itu langkah selanjutnya adalah campur bahan-bahan yang sudah halus tadi dengan detergen dan air bersih sebanyak 10 liter. Pestisida daun pepaya dapat digunakan apabila sudah didiamkan selama 1x24 jam, dengan indikasi bau yang menyengat. Pengaplikasiannya dapat dilakukan dengan melarutkan 100 ml pestisida nabati daun pepaya dalam 1 liter air. Manfaat dari penggunaan pestisida nabati daun pepaya adalah dapat mengusir serangga, aman terhadap lingkungan, dan bahan baku yang mudah untuk didapatkan. Harapannya setelah adanya sosialisasi dan demonstrasi anggota dari KWT Salam menjadi lebih tergugah untuk menggunakan pestisida nabati daun pepaya dan dapat sedikit demi sedikit mengurangi adanya penggunaan pestisida kimia.
Dengan adanya program kerja ini, diharapkan dapat menekan adanya penggunaan pestisida kimia dalam persentase yang cukup banyak dan pestisida nabati daun pepaya dapat berkelanjutan dan dapat diperkenalkan ke khalayak ramai, terutama di masyarakat Desa Daleman.
Penulis : Adhitya Wahyu Zendi Pratama
Jurusan/Fakultas : Agroekoteknologi / Peternakan dan Pertanian
