Konten dari Pengguna

Pasar Induk Beras Cipinang Tak Seramai Dulu

Adinda Githa

Adinda Githa verified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Adinda Githa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pasar Induk Beras Cipinang Tak Seramai Dulu
zoom-in-whitePerbesar

Pasar Induk Beras Cipinang terlihat sepi, tidak seperti hari-hari biasanya. Hanya sesekali truk pengangkut beras ber ton-ton tersebut berlalu-lalang, dibandingkan dulu bisa sampai 5 hinggal 10 setiap harinya. Sedangkan memasuki bulan ini 1 sampai 2 truk per harinya pun sudah syukur. Para kuli pengakut beras pun ikut menganggur.

Tak cuma pertokoan beras yang tutup, aktivitas bongkar muat yang biasanya ramai juga kini terlihat sepi. Terlihat dari beberapa blok pertokoan dan para kuli angkut yang hanya bisa diam menunggu datangnya truk untuk bongkar muatan.

Menurunnya tingkat konsumen memang diakui oleh salah satu pedangan di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur itu.

"Iya, kalo pasokan berasnya stabil tapi kalo dibandingin konsumen sekarang lebih dikit dibanding bulan lalu," ujar pemilik toko beras Rajawali di bilangan Cipinang, Jakarta Timur.

Hujan yang mengguyur Pasar pun membuat aktivitas pasar berhenti sejenak. Hal ini juga dirasakan para kuli pengangkut, minimnya konsumen membuat upah para kuli tersebut berkurang bahkan tidak ada.

Hanya beberapa toko saja yang sibuk menurunkan beberapa karung beras. Sedangkan toko yang lain terlihat sepi. Hal ini berimbas kepada para pekerja di Pasar Induk Beras Cipinang tersebut. Tak hanya pedagang, dan kuli angkut, warung-warung kecil di sekitar pun merasakan imbasnya.

Tidak seperti beberapa bulan yang lalu, dibandingkan dengan awal bulan ini aktivitas jual beli memang sedikit menurun.