-Young and Inovatif Bersama Kumparan-

Si Tukang Tulis
Tulisan dari Lala Kapita tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kumparan mengadakan hari libur bagi para staff dalam rangka menyambut para jurnalis muda yang nantinya untuk ikut bergabung menjadi keluarga besar kumparan, Kuningan City, (30/9).
Dalam kesempatan ini, Kumparan berkesempatan mengundang 3 pembisnis muda Indonesia yang bertema "Young and Inovatif, #sekarangkumparan" yaitu Lucy Wiryono, David Soong, dan Hanna Keraf.
Lucy Wiryono atau biasa dikenal dengan Lucy Holycow mulai merintis bisnis kuliner bersama suaminya. Di mula dengan kegemaran Afit memakan Wagyu Steak Lucy dan suami mulai berpikir untuk bisa menikmati wagyu setiap saat dengan harga terjangkau, dari sini Lucy dan Afit berencana merintis bisnis kuliner.
"Di sini menyajikan makanan enak dan yang penting ngangenin dengan harga yang terjangkau," ujar Lucy. Perempuan yang awalnya menggemari bidang broadcasting ini sempat menjadi penyiar radio dengan bayaran hanya 1 bulan 60 ribu rupiah. Namun, dengan kegigihan dan keyakinan yang ia punya jika ingin melakukan sesuatu dengan hati pasti hasilnya pun akan lebih baik.
Prinsip Lucy dalam mengembangkan bisnis kuliner ini hanya ingin membuat orang lain bahagia.
"Untuk memulai usaha atau bisnis agar lebih berkembang kita harus banyak mengamati dan sering sering mencicipi makan lokal dan juga sharing dengan orang yang berkompeten dibidangnya. Memiliki sifat konsisten dan komitmen akan bisnis yang kita geluti juga menjadi hal penting yang harus diketahui untuk para pembisnis muda yang berinovasi.
Selain Lucy, Kumparan juga berkesempatan menghadirkan pembisnis lainnya dalam bidang fotografi, siapa yang tidak tahu David Soong? Yang awalnya hanya bermodalkan kamera 1 dan bukan lulusan fotografi ini mampu membuktikan keberhasilannya dalam dunia fotografi.
Dari masalah yang David hadapi dari situlah muncul ide untuk mencari cara agar bisa berhasil dengan hoby yang ia punya. Awalnya hanya iseng menangkap momen para sahabatnya, acara-acara Wedding yang hingga kini mampu bekerja sama dengan 5 Rumah Sakit terbesar di Jakarta, salah satunya RS. Siloam untuk mengabadikan sebuah momen persalinan.
Karena David percaya jika semua orang pasti akan menyimpan, mengingat momen yang sudah kita lalui dan menjadi sebuah kenangan. Tidak hanya itu, David juga bekerja sama dengan fotografer lokal untuk ikut andil di setiap momen yang ia tangkap. "Kita nyari orang yang ga cuma bisa motret aja tapi juga friendly karena sekalian seperti tourgaide di daerah mereka masing-masing," ujar David pada kesempatan kali ini.
Selain 2 pembisnis tadi, Hanna Keraf juga menjadi barisan para pembisnis muda Indonesia. Du'anyam merupakan bisnis sembari dedi kasih Hanna untuk para perempuan Flores. Pada tahun 2012 kurang lebih 50% masyarakat di sana menderita kekurangan energi untuk akses tunai dari pemerintah. Dari sana lah hati Hanna tergerak untuk membantu para perempuan Flores dan ikut terjun langsung dalam bisnis Du'anyam.
Du yang artinya ibu-ibu dalam bahasa Flores ini menyajikan hasil-hasil tenin lokal handmade langsung dari Sumba, NTT. Pada tahun 2014 Hanna mendapat order pertama sebanyak 1500 tempat kartu nama, hal ini menjadi semangat Hanna untuk lebih mengembangkan bisnis homemade ini.
Dari ke-3 pembisnis muda Indonesia ini kita bisa belajar untuk lebih yakin dalam memulai bisnis sehingga bisnis yang kita tekuni dapat terus berinovatif. Terimakasih Kumparan #sekarangkumparan. (Adinda/012).
