Konten dari Pengguna

Menjadi Mahasiswa Kura-Kura: Capek, tapi Menyenangkan

Adinda Nurtopani

Adinda Nurtopani

Mahasiswi Universitas Pamulang, Jurusan Sastra Indonesia.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Adinda Nurtopani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi foto organisasi mahasiswa. Foto: dokumen pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi foto organisasi mahasiswa. Foto: dokumen pribadi

Istilah mahasiswa kura-kura atau singkatan dari mahasiswa kuliah rapat adalah sebutan untuk mahasiswa yang aktif ikut organisasi di kampus. Mahasiswa yang ikut organisasi pasti sibuk mengisi waktunya untuk mengikuti kegiatan rapat.

Berkebalikan dengan mahasiswa yang hanya mengikuti kuliah lalu pulang setelah kegiatan perkuliahannya selesai, yang biasa disebut mahasiswa kupu-kupu atau singkatan dari mahasiswa kuliah pulang.

Saya sendiri adalah mahasiswa kura-kura. Masuk ke dalam organisasi himpunan mahasiswa tentunya menambah kesibukan saya. Kegiatan seperti rapat rutin, mengikuti acara ataupun menyelenggarakan acara kampus sudah menjadi makanan sehari-hari.

Capek nggak, sih, jadi mahasiswa kura-kura? Itu adalah pertanyaan yang seringkali saya terima dari teman-teman saya yang merupakan golongan mahasiswa kupu-kupu.

Kalau ditanya capek, ya tentu. Bagaimana tidak? seluruh waktu selain jam perkuliahan, diisi dengan kegiatan organisasi. Yang seharusnya bisa bersantai-santai di rumah, malah jadi penghuni kampus yang kelihatannya tidak pernah pulang.

Tapi, tentu saja menjadi mahasiswa kura-kura tidak begitu buruk. Karena mengikuti organisasi kampus itu juga penting, dan kita bisa mendapatkan banyak manfaat dari sana.

Ilustrasi foto himpunan mahasiswa. Foto: dokumen pribadi

Berikut adalah beberapa alasan mengapa ikut organisasi kampus menjadi hal yang penting:

  • Pengembangan keterampilan: Bergabung dengan organisasi kampus memberi kita kesempatan untuk mengembangkan keterampilan di luar akademik. Kita dapat belajar tentang kepemimpinan, kerja tim, komunikasi, pengorganisasian acara, negosiasi, dan banyak lagi. Ini akan membantu kita dalam mempersiapkan diri untuk karir dan kehidupan setelah kuliah.

  • Memperluas jaringan sosial: Organisasi kampus adalah tempat yang baik untuk membangun jaringan sosial yang luas. Kita dapat bertemu dengan mahasiswa dari berbagai jurusan dan latar belakang yang memiliki minat dan tujuan yang sama. Hal ini membuka peluang untuk membuat teman baru, membangun hubungan kolaboratif, dan mendapatkan wawasan baru.

  • Kesempatan belajar di luar kelas: Organisasi kampus sering menyelenggarakan kegiatan dan acara yang relevan dengan bidang minat mereka. Kita dapat menghadiri seminar, workshop, atau konferensi yang membantu kita belajar lebih banyak tentang topik tertentu atau memperluas pemahaman kita di luar kurikulum akademik.

  • Meningkatkan keterlibatan dan rasa memiliki terhadap kampus: Dengan ikut organisasi kampus, kita dapat merasa lebih terlibat dan memiliki perasaan memiliki terhadap kampus. Kita dapat berkontribusi pada pembentukan kehidupan kampus, meningkatkan pengalaman mahasiswa lain, dan menciptakan iklim yang lebih positif dan inklusif.

  • Mengembangkan kepribadian dan meningkatkan kepercayaan diri: Organisasi kampus memberi kita kesempatan untuk menghadapi tantangan, mengembangkan kemampuan kepemimpinan, dan meningkatkan kepercayaan diri. Kita akan merasa lebih percaya diri dalam berbicara di depan umum, mengambil tanggung jawab, dan menghadapi situasi baru yang mungkin tidak kita temui dalam kehidupan sehari-hari.

  • Membantu menemukan minat dan passion: Melalui ikut organisasi kampus, kita dapat mengeksplorasi berbagai bidang minat dan menemukan apa yang benar-benar kita sukai dan peduli. Ini dapat membantu kita dalam menentukan jalur karir yang ingin kita geluti setelah lulus.

Ilustrasi foto organisasi mahasiswa. Foto: dokumen pribadi

Jadi, bergabung dengan organisasi kampus tidak hanya memberikan pengalaman sosial yang berharga, tetapi juga membantu kita tumbuh dan berkembang sebagai individu.

Pastikan untuk memilih organisasi yang sesuai dengan minat dan tujuan kita, serta mengelola waktu dengan bijak agar bisa tetap seimbang antara akademik, organisasi, dan kegiatan lainnya.

"Segala hal yang baik pasti datang untuk mahasiswa yang sedang menunggu. Akan tetapi, hal yang lebih baik tentunya akan datang kepada mahasiswa yang bergerak untuk mendapatkannya, dan jadilah seperti itu."

Masa muda tidak akan terjadi dua kali. Jadi cobalah gunakan masa mudamu untuk melakukan banyak hal, salah satunya dengan mengikuti organisasi, ya!