Berikan Sri Mulyani Penghargaan, DPR Dinilai Lukai Hati Rakyat Indonesia

Journalist. (Parlemen Senayan). Editor beritasampit.com
Tulisan dari Adista Pattisahusiwa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia berencana akan memberikan penghargaan kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani karena dianggap sebagai sosok perempuan yang berjasa.
Pemberian Penghargaan itu sendiri diinisiasi oleh Badan Kerja Sama Antar-parlemen (BKSAP) DPR RI.
Menanggapi Hal ini, Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (PRIMA) Sya'roni Menilai keputusan tersebut salah besar dan harus segera dibatalkan, karena jika dikaji dari perspektif apa pun Sri Mulyani tidak layak diganjar penghargaan oleh DPR.
"Lihat saja prestasinya, pertumbuhan ekonomi tidak beranjak dari 5 persen, utang menumpuk hingga Rp4.636 triliun," Tutur Sya'roni Dalam Rilis Yang Diterima Wartawan di Jakarta, Jumat, (9/3/2018).
Yang terparah, Beber Dia, nilai tukar Rupiah terus ambruk, tidak hanya Dollar AS, tetapi juga terhadap mata uang kawasan seperti Yen Jepang, Yuan China, Dollar Singapura dan Baht Thailand.
Kata Sya'roni daripada menuai kontroversi di masyarakat, acara pemberian penghargaan kepada Sri Mulyani yang akan dilaksanakan di Gedung DPR pada 14 Maret mendatang itu lebih baik dibatalkan saja.
"Bila DPR tetap ngotot memberikan penghargaan kepada Sri Mulyani maka itu artinya DPR telah melukai hati rakyat Indonesia," Demikian Sya'roni.
