Kumparan Logo

Anak Demam Malah Menggigil Setelah Makan Es Krim, Lanjut atau Disetop?

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Anak Demam Foto: ucchie79/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Anak Demam Foto: ucchie79/Shutterstock

Saat anak demam, orang tua mungkin berpikir untuk memberikan makanan dingin seperti es krim. Selain biasanya disukai anak, sensasi dinginnya juga bisa membuat tubuh terasa lebih sejuk. Tapi bagaimana jika setelah makan es krim anak justru menggigil? Apakah es krim harus langsung dihentikan?

Menurut Dokter Spesialis Anak, sekaligus expert kumparanMOM, dr. Reza Fahlevi, Sp.A, anak yang demam memang boleh diberi es krim. Namun, ada kemungkinan juga, si kecil bisa saja menggigil karena mendapat paparan dingin dari udara, termasuk dari es krim. Dan ini merupakan hal yang wajar karena respons normal tubuh.

“Jadi menggigil itu sebenarnya karena dia ada paparan dingin dari luar sementara tubuhnya itu dia kan masih merasa demam gitu ya. Nah, ya kadang-kadang bisa menimbulkan respon menggigil, tapi itu nggak berbahaya tentunya ya,” ujar dr. Reza saat dihubungi kumparanMOM, Rabu (23/9).

Kalau Anak Menggigil saat Makan Es Krim, Harus Langsung Disetop?

Ilustrasi anak makan es krim. Foto: Shutterstock

Menurut dr. Reza, jika anak menggigil saat diberikan es krim, orang tua bisa menghentikan sementara pemberiannya dan mengukur kembali suhu tubuh anak. Perhatikan apakah suhu tubuh tetap, menurun, atau justru semakin tinggi. Jika suhu semakin tinggi, jangan mengandalkan es krim untuk mengatasi demam.

Es krim memang dapat memberikan sensasi dingin, tetapi efeknya berbeda pada setiap anak, tergantung antara lain pada suhu tubuh dan ukuran tubuhnya.

Pada anak kecil dengan demam yang tidak terlalu tinggi, sensasi dingin dari es krim mungkin membuat tubuh terasa lebih sejuk. Namun, jika demam sudah tinggi, penanganan demam tetap diperlukan.

“Kalau panasnya itu ekstrem, misalnya ekstrem di atas 39 derajat celsius, maka kita nggak bisa mengandalkan dengan es krim saja. Harus diberikan obat-obat untuk menurunkan demam tentunya, misalnya parasetamol ya,” tutup dr. Reza.

Bagaimana Jika Anak Juga Batuk dan Pilek?

com-Ilustrasi anak batuk pilek. Foto: Shutterstock

Anak yang sedang demam sekaligus batuk dan pilek tetap boleh makan es krim. Makanan dingin tidak otomatis membuat batuk atau pilek menjadi lebih parah. Namun, pemberiannya tetap secukupnya dan disesuaikan dengan kondisi anak.

Terkait anak yang punya riwayat kejang demam, menurut dr. Reza, orang tua tidak sebaiknya mengandalkan es krim untuk mengendalikan suhu tubuh. Pada kondisi ini diperlukan antidemam yang bekerja lebih cepat untuk membantu mencegah kejang berulang.