Kumparan Logo

Devina, Siswi Kelas 3 yang Viral Jago Bola, Diundang Coach Luis Seleksi Futsal

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Devina bertemu Coach Luis Estrela. Foto: Instagram/ @pjokbersamayusuf
zoom-in-whitePerbesar
Devina bertemu Coach Luis Estrela. Foto: Instagram/ @pjokbersamayusuf

Bakat anak bisa membuka kesempatan baru untuk mengembangkan kemampuannya, Moms. Hal ini pula yang kini dialami Devina, siswi kelas 3 MIS Al-Manar, Deli Serdang, Sumatera Utara, yang sempat viral karena keahliannya bermain bola.

Kabar baiknya, Devina mendapat undangan dari Coach Luis Estrela untuk mengikuti seleksi futsal putri di Medan pada 16–17 Oktober 2026.

Kesempatan ini menjadi pengalaman baru bagi Devina untuk menunjukkan kemampuannya sekaligus mencoba suasana bermain futsal di lingkungan yang berbeda.

Devina Diundang Coach Luis untuk Seleksi Futsal Putri

Coach Luis tengah melakukan talent detection atau penjaringan bakat futsal putri ke sejumlah kota. Dalam agenda tersebut, Devina mendapat kesempatan untuk mengikuti seleksi yang digelar di Medan.

Guru pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK) Devina, Yusuf, mengaku senang mendengar kabar bahwa anak didiknya mendapat undangan tersebut.

“Mendengar kabar Devina diundang bermain sangat senang,” ujar Yusuf saat dihubungi kumparanMOM, Sabtu (17/10).

Kesempatan ini menjadi pengalaman berharga bagi Devina, terutama karena ia baru pertama kali bermain di gelanggang olahraga (GOR) dengan suasana yang ramai dan disaksikan banyak orang.

Sempat Grogi, Devina Perlahan Mulai Percaya Diri

Devina bertemu Coach Luis Estrela. Foto: Instagram/ @pjokbersamayusuf

Menurut Yusuf, Devina sempat merasa gugup ketika tiba di GOR. Selain baru pertama kali bermain di tempat tersebut, Devina juga dikenal sebagai anak yang pemalu saat bertemu banyak orang.

“Ketika sampai di GOR, Devina terlihat sedikit grogi karena baru pertama kali bermain di GOR, apalagi sifatnya yang pemalu melihat banyak orang. Tapi lama-kelamaan ia bilang ia sudah tidak grogi lagi,” cerita Yusuf.

Meski sempat merasa gugup, Devina perlahan mulai merasa lebih nyaman. Pengalaman ini menjadi bagian dari prosesnya untuk membangun kepercayaan diri sekaligus mengembangkan bakat di dunia futsal.

Tak hanya menjadi pengalaman baru, kesempatan seleksi ini juga membuka peluang bagi Devina untuk melangkah lebih jauh. Ia dikabarkan berpeluang ditempatkan di akademi futsal yang ada di Medan.

Yusuf pun berharap kesempatan tersebut bisa menjadi jalan baik bagi perkembangan Devina ke depannya.

Semoga Devina bisa terus mengasah kemampuannya, menikmati setiap proses yang dijalani, dan mendapatkan kesempatan untuk berkembang di dunia futsal, ya, Moms.