Main Character Energy Jadi Tren Gen Z, Belajar Menikmati Hidup?

Mahasiswa S1 Akuntansi Universitas Pamulang
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Adit Imam Al-farizi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Media sosial telah mengubah cara Generasi Z melihat kehidupan. Foto liburan, pencapaian akademik, gaya berpakaian, hingga aktivitas sehari-hari sering dibagikan kepada publik. Di tengah kebiasaan tersebut, muncul tren main character energy, yaitu cara pandang yang mengajak seseorang menjalani hidup seolah-olah dirinya adalah tokoh utama dalam sebuah cerita.
Tren ini ramai dibicarakan karena memberikan sudut pandang yang berbeda tentang cara menikmati kehidupan. Seseorang tidak harus menunggu pencapaian besar untuk merasa bahagia. Kegiatan sederhana, seperti berjalan-jalan, membaca buku, menikmati musik, atau menghabiskan waktu bersama teman, juga dapat menjadi pengalaman yang bermakna.
Bagi sebagian Gen Z, tren ini menjadi pengingat agar tidak terus-menerus membandingkan kehidupan pribadi dengan kehidupan orang lain di internet. Apa yang terlihat di media sosial sering kali hanya menampilkan bagian tertentu dari kehidupan seseorang, bukan keseluruhan ceritanya.
Namun, main character energy juga perlu dipahami secara bijak. Menjadi tokoh utama dalam kehidupan sendiri bukan berarti mengabaikan perasaan orang lain atau menganggap diri selalu paling penting. Kepercayaan diri tetap perlu disertai empati, rasa hormat, dan tanggung jawab.
Pada akhirnya, tren ini dapat menjadi dorongan positif bagi anak muda untuk lebih mengenali diri sendiri, menghargai proses, dan menjalani kehidupan sesuai nilai yang diyakini. Setiap orang memiliki perjalanan yang berbeda, sehingga tidak perlu menjadikan pencapaian orang lain sebagai ukuran mutlak kebahagiaan.
Sumber: RRI, 1 Oktober 2026 —
Main Character Energy Jadi Tren Gen Z Menikmati Hidup
