Tren Makanan Viral di Kalangan Gen Z pada 2026, Bukan Sekadar soal Rasa

Mahasiswa S1 Akuntansi Universitas Pamulang
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Adit Imam Al-farizi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perkembangan media sosial telah mengubah cara Generasi Z mengenal dan memilih makanan. Jika sebelumnya seseorang mencari makanan terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, kini mencoba makanan yang sedang viral juga dapat menjadi pengalaman hiburan dan bahan untuk membuat konten digital.
Tren tersebut terlihat dari banyaknya video ulasan makanan, rekomendasi tempat makan, dan konten mencoba menu baru yang beredar di media sosial. Makanan dengan tampilan menarik, perpaduan rasa yang tidak biasa, atau cara penyajian yang unik dapat menarik perhatian pengguna internet.
Bagi sebagian anak muda, mencoba makanan viral menjadi kegiatan bersama teman. Mereka dapat mengunjungi tempat makan baru, membagikan pengalaman, dan memberikan ulasan melalui foto maupun video. Pengalaman tersebut membuat kuliner menjadi bagian dari interaksi sosial di dunia digital.
Fenomena ini juga memberikan peluang bagi pelaku usaha makanan. Konten yang menarik dapat membantu sebuah produk dikenal lebih luas tanpa harus selalu mengandalkan promosi konvensional. Namun, popularitas di media sosial tidak otomatis menjamin kualitas atau kecocokan makanan bagi setiap orang.
Generasi Z juga perlu mempertimbangkan harga, kebersihan, kandungan makanan, dan kebutuhan pribadi sebelum mengikuti tren kuliner. Tidak semua makanan viral harus dicoba hanya karena banyak orang membicarakannya.
Sumber berita: detikJabar, 22 April 2026 —
Tren Makanan Viral yang Digandrungi Generasi Z di 2026
