Kumparan Logo

Foto: Final Piala Dunia Berakhir Ricuh, Suporter Argentina Bentrok dengan Aparat

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Ribuan suporter Argentina terlibat bentrokan dengan petugas di Buenos Aires setelah Argentina kalah 0-1 dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026, Minggu (19/7) waktu setempat.

Kekecewaan sebagian suporter berubah menjadi kericuhan yang berujung bentrokan dengan polisi antihuru-hara di kawasan Obelisk, salah satu titik berkumpulnya pendukung Tim Tango.

Ribuan suporter sebelumnya memadati kawasan tersebut untuk menyaksikan dan merayakan partai puncak. Namun, setelah peluit panjang dibunyikan dan Spanyol dipastikan keluar sebagai juara dunia, situasi memanas.

Sejumlah pendukung terlibat aksi saling dorong dengan aparat keamanan. Polisi antihuru-hara dikerahkan untuk membubarkan massa dan mengendalikan situasi agar kericuhan tidak meluas.

Kekalahan tersebut mengakhiri harapan Argentina mempertahankan gelar juara dunia. Dalam laga final yang berlangsung di MetLife Stadium, Spanyol memastikan kemenangan tipis 1-0 dan mengangkat trofi Piala Dunia 2026.

Para penggemar Argentina bentrok dengan polisi anti huru hara di Obelisk setelah Argentina kalah dalam pertandingan final Piala Dunia FIFA melawan Spanyol di Buenos Aires pada 19 Juli 2026. Foto: Luis Robayo / AFP