Kilas Balik Pembangunan Masjid Raya Jakarta

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Masjid Raya Jakarta di Daan Mogot (Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA)
zoom-in-whitePerbesar
Masjid Raya Jakarta di Daan Mogot (Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA)

Masjid sering kali menjadi ikon untuk sebuah kota. Pun Masjid Raya sebagai sebuah bangunan bersejarah bak wajib dimiliki oleh tiap kota.

Demikian pula dengan DKI Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akhirnya memiliki sebuah Masjid Raya sebagai ikon kota.

Pembangunan Masjid Raya Jakarta telah direncanakan oleh Presiden Joko Widodo sejak ia masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, dan diproyeksikan rampung akhir Maret 2017.

Masjid Raya Jakarta terletak di Jalan Daan Mogot, KM 14, RW 14, Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Area masjid dikelilingi oleh 8 blok bangunan rumah susun warga relokasi Kali Mookervart.

Pembangunan masjid sudah dimulai sejak September 2014 dan dikerjakan dengan konsep multiyears atau bertahap. Masjid dibangun di lahan seluas 17,8 hektare.

Masjid Raya Jakarta di Daan Mogot (Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA)
zoom-in-whitePerbesar
Masjid Raya Jakarta di Daan Mogot (Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA)

Konstruksi fisik bangunan masjid dibangun sebanyak dua lantai, dilengkapi lima menara. Tembok dan pagar masjid dilengkapi dengan sentuhan ornamen Betawi dan hiasan kaligrafi bertuliskan ayat Alquran.

Dengan gelontoran dana sebesar Rp 170 miliar, Masjid Raya Jakarta dapat menampung hingga 16.000 jemaah.

Pemprov DKI Jakarta juga memberikan sentuhan go green dalam pembangunan Masjid Raya Jakarta. Danau dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dibangun di sekitar masjid untuk menambah keasrian.

Masjid Raya Jakarta kini melengkapi peta persebaran masjid di Provinsi DKI Jakarta, setelah Masjid At-Tien di Jakarta Timur, Masjid Al-Azhar di Jakarta Selatan, Islamic Center di Jakarta Utara, dan Masjid Istiqlal di Jakarta Pusat.

Ahok meninjau pembangunan Masjid Raya Jakarta. (Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja)
zoom-in-whitePerbesar
Ahok meninjau pembangunan Masjid Raya Jakarta. (Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja)

Masjid Raya Jakarta digadang-gadang memiliki konsep berbeda dengan masjid lain pada umumnya. Menurut Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman DKI Jakarta, Arifin, Masjid Raya Jakarta memiliki konsep masjid nabi.

"Berbeda dengan masjid lainnya karena di situ ada ruang buat sarana pendidikan, ruang untuk ekonomi, ruang perkantoran, dan ruang-ruang yang memang diperuntukkan untuk itu," kata Arifin di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (27/2).

Keberadaan ruang perkantoran yang ia maksud dimaksudkan untuk beberapa pengelola masjid.

Mari kita tunggu akhir bulan ini untuk melihat megahnya Masjid Raya Jakarta.