• 3

Polemik Keberangkatan Umrah di First Travel

Polemik Keberangkatan Umrah di First Travel



Para calon Jemaah di kantor First Travel

Suasana di kantor First Travel. (Foto: Aria Pradana/kumparan)
Salah satu travel umrah yang saat ini sedang naik daun, First Travel, didatangi para calon jemaahnya. Mereka mempertanyakan alasan tertundanya keberangkatan bulan Mei 2017, padahal sudah daftar sejak setahun lalu.
Para jemaah itu mendatangi kantor First Travel di Jl Radar Auri No 1, Depok, Jawa Barat. Selain itu, para jemaah juga mendatangi kantor pusat First Travel di Jl TB Simatupang, Jaksel.
Dari surat edaran First Travel yang ditunjukkan salah seorang calon jemaah, diketahui First Travel tak bisa memberangkatkan umrah jemaah di bulan Mei 2017. Tidak disebutkan alasannya, namun akan diusahakan sampai akhir bulan Mei. Berikut poin-poin lengkapnya:
  • First Travel akan berusaha memberangkatkan calon jemaah semaksimal mungkin sampai pertengahan Mei 2017.
  • Apabila calon jemaah belum dapat diberangkatkan keseluruhan, maka pemberangkatan akan dilanjutkan setelah Idul Adha atau saat dibukanya musim Umrah kembali yang diperkirakan mulai bulan Oktober sampai dengan Desember 2017.
  • Apabila calon jemaah tidak berkenan dengan kebijakan tersebut, maka pihak First Travel akan mengembalikan 100% dana yang telah disetor tanpa ada potongan dan langsung ditransfer ke rekening calon jemaah dalam jangka waktu 30 sampai 90 hari kerja.
Namun menurut salah seorang jemaah yang enggan disebutkan namanya, proses pencairan itu tidak disemudah yang disebutkan. Banyak yang merasa prosesnya terlalu berbelit.
Salah satu jemaah, Diarson Lubis, mengatakan bahwa bulan Mei ini harusnya dia bersama 1.500 orang jemaah lainnya berangkat ke Tanah Suci. Namun mereka tiba-tiba mendapat kabar bahwa keberangkatan mereka dibatalkan.
"Sampai saat ini belum ada kepastian, saya sudah tiga hari minta kejelasan. Katanya Kamis mau diselesaikan dan Jumat sudah ada jawabannya. Tapi sekarang belum ada juga, dijanjikan melulu," ungkap Lubis.
Menurut pengakuan Lubis, pihak First Travel telah memberikan jadwal keberangkatan namun beberapa kali mengubah jadwal keberangkatan tersebut. "Saudara saya dua orang sudah dikasih jadwal, tapi di reschedule. Padahal mereka sudah izin cuti sama atasannya," kata dia.
Hal senada juga terlontar dari calon jemaah lainnya. Mereka mengatakan sudah melunasi pembayaran sejak tahun 2016 silam dan harusnya berangkat tahun 2017. Pihak travel beralasan penundaan dan penjadwalan ulang ini disebabkan karena masalah visa.

Para calon Jemaah di kantor First Travel

Para calon Jemaah di kantor First Travel. (Foto: Aria Pradana/kumparan)
Tidak ada penjelasan resmi terkait masalah ini, para jemaah hanya diberikan kabar oleh para agen melalui surat yang dikirimkan pihak First Travel pada 13 Maret silam.

Surat Edaran First Travel

Surat Edaran First Travel. (Foto: Dok. Istimewa)
Hingga sore hari ini, beberapa jemaah terlihat masih bertahan di kantor First Travel untuk meminta kepastian.
kumparan masih mencoba untuk mengkonfirmasi hal ini kepada pihak First Travel di kantor TB Simatupang. Namun belum ada yang memberi penjelasan. Direktur Utama First Travel Andika Surachman saat dihubungi lewat telepon juga belum memberikan respons.

Kwitansi Pelunasan Biaya Umrah

Kwitansi pelunasaan biaya Umrah First Travel. (Foto: Aria Pradana/kumparan)


NewsUmrahIndonesiaFirst Travel

500

Baca Lainnya