Ilustrasi perempuan bunuh diri

Siapa yang “Membunuh” Mahasiswa yang Bunuh Diri?

Gusti Aditya
Domisili Yogyakarta. Dapat disapa di akun Instagram @gustiaditiaa
17 Oktober 2023 11:30 WIB
·
waktu baca 6 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pada akhirnya aku menggulirkan layar ponselku lebih cepat ketika ada yang berkomentar di media sosial bahwa mereka yang bunuh diri disebabkan karena kurang dekat dengan Tuhan. Guliran itu makin cepat ketika ada yang berpendapat, pelaku bunuh diri jaminannya adalah neraka.
Aku memang tidak sholeh-sholeh amat, namun aku masih percaya bahwa urusan dekat atau tidak dengan Tuhan adalah urusan personal, sedangkan urusan pembagian apakah dirimu dapat satu kaveling di surga atau di neraka—bukankah Tuhan itu Maha Kuasa?
Ribuan kitab melaknat pelaku bunuh diri, tentu saja. Bahkan ada yang mengatakan bunuh diri adalah tindakan menolak taat. Jangankan kitab, manga One Piece saja seakan memberikan ultimatum kepada para pembacanya, bahwa apa yang dilakukan Kaido—yang saban waktu mencoba bunuh diri—itu sungguh memalukan.
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparanPLUS
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparanPLUS
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
check
Bebas akses di web dan aplikasi
Kendala berlangganan hubungi [email protected] atau whatsapp +6281295655814
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten