Melihat Veloz Hybrid EV Cut Body yang Dikepoin Pengunjung GIIAS 2026

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Toyota Veloz Hybrid EV cut body di GIIAS 2026. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Toyota Veloz Hybrid EV cut body di GIIAS 2026. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Banyak orang mengenal mobil hybrid sebagai kendaraan yang irit bahan bakar. Namun, tak sedikit pula yang masih bertanya-tanya bagaimana sistem tersebut bekerja, terutama karena mobil hybrid Toyota tidak perlu diisi daya menggunakan charger eksternal seperti mobil listrik murni.

Rasa penasaran itu coba dijawab Toyota lewat salah satu display menarik di booth GIIAS 2026, yakni Veloz Hybrid EV Cut Body. Lewat unit yang sebagian bodinya dipotong terbuka, pengunjung bisa melihat langsung mesin bensin, motor listrik, baterai, hingga jalur distribusi tenaga yang selama ini tersembunyi di balik panel kendaraan.

Dari display tersebut, Toyota menjelaskan bahwa sistem Hybrid EV bekerja secara otomatis dengan menyesuaikan kondisi berkendara.

New Veloz Hybrid EV di GIIAS 2026, ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (29/7). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Situasi Stop and Go

Saat mobil mulai bergerak atau melaju pada kecepatan rendah, motor listrik dapat menggerakkan roda menggunakan energi yang tersimpan di baterai. Pada kondisi ini, mesin bensin belum bekerja sehingga suara kabin lebih senyap sekaligus hemat bensin.

Toyota Veloz Hybrid EV cut body di GIIAS 2026. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Saat Butuh Akselerasi Lebih Besar

Ketika pengemudi membutuhkan akselerasi lebih besar atau mobil melaju pada kecepatan tinggi, mesin bensin mulai aktif. Pada kondisi tertentu, mesin tidak hanya menggerakkan roda secara langsung, tetapi juga menghasilkan listrik melalui generator untuk mengisi baterai. Perpindahan tersebut berlangsung otomatis tanpa perlu diatur pengemudi.

Toyota Veloz Hybrid EV cut body di GIIAS 2026. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Energi Tidak Terbuang Saat Mobil Melambat

Ketika pengemudi melepas pedal akselerator atau menginjak rem, motor listrik berubah fungsi menjadi generator. Energi kinetik yang biasanya hilang sebagai panas diubah menjadi energi listrik dan disimpan kembali ke baterai melalui proses energy regenerative braking.

Energi yang tersimpan di baterai, digunakan kembali oleh motor listrik untuk menggerakkan roda depan. Bersama pengisian daya lewat mesin bensin, siklus tersebut berlangsung berulang selama kendaraan digunakan sehingga baterai dapat terisi sendiri tanpa perlu dihubungkan ke stasiun pengisian daya.

New Veloz Hybrid EV (kiri) dan New Yaris Cross Hybrid EV di GIIAS 2026, ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (29/7). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Toyota GIIAS 2026 at a glance...

Seluruh proses itu diperlihatkan Toyota melalui Veloz Hybrid EV Cut Body yang menjadi salah satu area edukasi di booth GIIAS 2026. Display ini melengkapi Hybrid Education Zone, tempat pengunjung dapat mempelajari alur kerja sistem hybrid melalui panel interaktif dan penjelasan produk.

Selain area edukasi tersebut, Toyota juga menampilkan lini kendaraan elektrifikasi, termasuk Veloz Hybrid EV sebagai salah satu model utama yang diusung tahun ini.

instagram embed

Di area lain, pengunjung juga dapat melihat dokumentasi ekspedisi Veloz Hybrid EV Lintas Nusa, perjalanan keliling sebagian wilayah Indonesia yang menjadi pembuktian keandalan dan ketangguhan MPV Hybrid untuk mobilitas antar kota yang penuh tantangan.

Bingkai gambarnya memperlihatkan bagaimana MPV hybrid ini digunakan menempuh ribuan kilometer dengan karakter jalan yang beragam, mulai dari perkotaan, pegunungan, hingga jalur pesisir dengan kontur jalan naik-turun dan ada yang rusak.

Toyota Veloz Hybrid EV Lintas Nusa Jelajah Sulawesi. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Selain urusan mobilitas, cerita perjalanan itu menggambarkan teknologi elektrifikasi hybrid bekerja secara alami mengikuti setiap kondisi perjalanan, beradaptasi dengan perubahan kebutuhan mobilitas dan transisi energi, tanpa mengharuskan pengemudi mengubah gaya berkendara yang selama ini sudah menjadi kebiasaan.

Ada juga New bZ4X Battery EV Touring buat pelanggan yang doyan bertualang yang bebas emisi. Tenaga khas AWD yang lebih besar dan daya angkut lebih luas dari versi standar, didukung oleh range EV yang jauh dan baterai solid dan charging time cepat.

Mobil New bZ4X Touring Battery EV di GIIAS 2026 ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (29/7). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Bagi pengunjung yang ingin melihat sisi berbeda dari Toyota, tersedia area yang menampilkan lini GAZOO Racing (GR) beserta berbagai aktivitas yang dapat diikuti selama pameran. Area khusus ini menampilkan jajaran lengkap model GR: GR Pure, GR Sport, dan GR Parts. Termasuk special preview unit TGRI yang digunakan di berbagai ajang balap nasional dan internasional.

Gazoo Racing zone di GIIAS 2026. Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

Booth Toyota di GIIAS 2026 tidak hanya menjadi tempat melihat mobil baru. Setiap cluster memiliki cerita yang saling berkaitan, mulai dari mengenalkan cara kerja hybrid, membuktikan penggunaannya di perjalanan nyata, hingga memberikan keyakinan bahwa Hybrid EV merupakan pilihan paling relevan. Dukungan jaringan dealer resmi yang tersebar luas, memastikan pelanggan bebas dari rasa khawatir.

Toyota GR Yaris TGRI di GIIAS 2026. Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan