Konten dari Pengguna

Inisiasi Sinergi Program Bank Sampah Gemilang Halimun dan Mahasiswa Kanada

Afia Rahma

Afia Rahma

Citizen Journalist

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Afia Rahma tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada hari Kamis, 18 September 2025, Bank Sampah Gemilang Halimun mendapat kunjungan dari para mahasiswa gabungan dari Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (SKPM) IPB dan program internship dari Kanada di bawah naungan Direktorat Pendidikan Internasional IPB. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Cluster Halimun, Perumahan Cibungbulang Town Hill (CITOH), Desa Cibatok 1, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Pertemuan tersebut diikuti oleh Ketua Lingkungan Cluster Halimun, enam anggota pengurus Bank Sampah Gemilang Halimun, tiga mahasiswa program internship dari Kanada, enam mahasiswa SKPM IPB, serta pendampingan oleh dosen pembimbing. Ketiga mahasiswa internship dari Kanada tersebut berasal dari berbagai universitas antara lain University of Toronto, University of British Columbia, dan Mount Allison University.

Gambar: Kunjungan Mahasiswa Kanada dan IPB ke Bank Sampah Gemilang Halimun, Bogor
zoom-in-whitePerbesar
Gambar: Kunjungan Mahasiswa Kanada dan IPB ke Bank Sampah Gemilang Halimun, Bogor

Tujuan dari kunjungan para mahasiswa tersebut yaitu untuk melakukan observasi lapangan sebagai langkah awal untuk keperluan rencana program yang akan dilaksanakan di bank sampah pada waktu mendatang. Kegiatan tersebut diawali dengan sambutan oleh Ketua Bank Sampah Gemilang Halimun, Risa Lestari, serta diskusi bersama antara mahasiswa dengan anggota pengurus bank sampah. Diskusi yang dilakukan membahas tentang tujuan dan rencana kegiatan mahasiswa di bank sampah serta pemaparan tentang bank sampah oleh Ketua Bank Sampah. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan mengelilingi lingkungan Cluster Halimun dan mengunjungi lokasi bank sampah.

Di lokasi bank sampah, diskusi berlanjut bersama Ketua Lingkungan Cluster Halimun, Gatot. Gatot menyampaikan harapannya bagi mahasiswa untuk Bank Sampah Gemilang Halimun.

“Saya harap adanya kedatangan mahasiswa dari Kanada dapat membawa inovasi yang ada di negaranya dan dapat menerapkannya ke Bank Sampah Gemilang Halimun,” ungkap Gatot.

Harapan tersebut mendapat tanggapan positif dari salah satu mahasiswa Kanada, Rajan,

“…if we are allowed to bring our innovations here, we would be happy to do so,” ungkap Rajan.

Kegiatan berlanjut dengan penyerahan modul ecobrick Bank Sampah Gemilang Halimun kepada mahasiswa internship Kanada. Penyerahan modul tersebut harapannya dapat menjadi bahan pembelajaran serta mahasiswa dapat memberikan feedback terkait kegiatan ecobrick yang sudah berjalan di bank sampah. Kegiatan tersebut lalu ditutup dengan foto dokumentasi bersama.

Gambar: Penyerahan modul ecobrick kepada mahasiswa dari Kanada

Pelaksanaan kegiatan kunjungan mahasiswa Kanada dan SKPM IPB ini menumbuhkan harapan bagi keberlanjutan Bank Sampah Gemilang Halimun.

“Dengan adanya kunjungan dari mahasiswa IPB dan Kanada ini, kami jadi mendapat banyak input dan support dari mereka, kami juga merasa diapresiasi walaupun kami baru berjalan satu tahun. Harapannya semoga mereka bisa membawa ide ataupun inovasi bagi keberlanjutan bank sampah sehingga tujuan bank sampah untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan bermanfaat juga terwujud,” ungkap Risa selaku Ketua Bank Sampah Gemilang Halimun.

Hal tersebut didukung oleh tanggapan Zeina, mahasiswa dari University of Toronto,

as a a waste bank that has only been running for one year, you have done a great job,” ungkap Zeina.

Dosen pembimbing mahasiswa, Hana Indriana, juga kerap menyampaikan harapannya untuk kegiatan mahasiswa di Bank Sampah Gemilang Halimun.

“Semoga baik program mahasiswa SKPM maupun program internship dari mahasiswa Kanada dapat bersinergi dalam membantu berkontribusi mengembangkan Bank Sampah Gemilang Halimun serta menjadi wadah pembelajaran bagi mahasiswa dan bermanfaat bagi masyarakat Halimun,” ungkap Hana.