Ramaikan Hari Peduli Sampah Nasional, Mahasiswa KKN UNIVET Membuat Bank Sampah.

Hallo. saya Afifah Azzahra mahasiswa Pendidikan Geografi Univrsitas Vteran Bangun Nusantara Sukoharjo
Konten dari Pengguna
14 Maret 2022 21:27
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Afifah Azzahra tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
SUKOHARJO- Mahasiswa KKN Mandiri UNIVET Sukoharjo, Afifah Azzahra bersama pemuda-pemudi di Desa Mranggen kecamatan Polokarto kabupaten Sukoharjo menginisasi pendirian bank sampah dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh ada tanggal 21 Februari.
ADVERTISEMENT
Manusia dalam melakukan aktivitas tertentu tidak luput dari yang namanya sampah. sampah merupakan konsekuensi dari adanya aktivitas manusia. peran serta masyarakat dalam pengendalian memang sangat dibutuhkan. namun dalam merealisasikannya kadang terdapat beberapa kendala, seperti kesusahan mencari pengepul.
berangkat dari persoalan tersebut, mahasiswa KKN Mandiri membuat program kerja (proker) bank sampah.
mahasiswa KKN Mandiri Univet Sukoharjo bersama pemuda-pemudi dukuh Mranggen (IKMA). mengumpulkan sampah dari rumah warga. foto/Afifah Azzahra
zoom-in-whitePerbesar
mahasiswa KKN Mandiri Univet Sukoharjo bersama pemuda-pemudi dukuh Mranggen (IKMA). mengumpulkan sampah dari rumah warga. foto/Afifah Azzahra
Kegiatan tersebut tergabung bersama karangtaruna seluruh pemuda-pemudi dukuh Mranggen (IKMA). kegiatan aksi peduli lingkungan yakni bank sampah tersebut dilakukan pada hari Minggu 20 Februari 2022 mulai dari pukul 08.00 WIB-11.00 WIB dengan mengelilingi rumah-rumah warga di Desa Mranggen. setelah sampah terkumpul dari rumah-rumah warga, pengumpulan dan penimbangan sampah anorganik berada di halaman masjid Baitul Ghofur desa Mranggen.
kegitan pengumpulan dan penimbangan sampah di halaman masjid Baitul Ghofur desa Mranggen. foto/Afifah Azzahra
zoom-in-whitePerbesar
kegitan pengumpulan dan penimbangan sampah di halaman masjid Baitul Ghofur desa Mranggen. foto/Afifah Azzahra
Kegiatan tersebut mendapat respon positif dari masyarakat, terbukti dengan adanya antusiasme dari masyarakat yang mau mengumpulkan sampah anorganik. setelah sampah dikumpulkan kemudian akan dijual kepada pengepul, dan dari hasil penjualan sampah nantinya akan masukan dalam KAS warga.
ADVERTISEMENT
"saya berharap bila kegian KKN ini telah selesai para warga desa Mranggen tetap semangat untuk mengumpulkan sampah anorganik. dan saya berharap proker ini tetap berlanjut" ungkap Afifah Azzahra, mahasiswi program studi pendidikan geografi Univet.
Meski nanti kegiatan KKN sudah tidak berlangsung. namun, proker itu diharapkan dapat terus berlanjut karena memiiki berbagai manfaat. salah satunya, menjadikan lingkungan lebih bersih dan menguntungkan warga dari segi ekonomi.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020