Konten dari Pengguna

Makanan Khas Surabaya yang Wajib Kamu Coba dan Tempat Terbaiknya

Izzaty afifah nur inayah

Izzaty afifah nur inayah

Mahasiswa S1 Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Surabaya

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Izzaty afifah nur inayah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Surabaya: Surga Makanan Khas dengan Cita Rasa Tradisional

Makanan khas surabaya wajib dicoba jika kamu berkunjung ke Surabaya, jangan lewatkan kesempatan mencicipi makanan khasnya yang kaya rasa. Hidangan seperti tahu telor, semanggi, dan lontong balap bukan hanya nikmat, tetapi juga menyimpan cerita budaya yang tak tergantikan. Makanan khas Surabaya menawarkan perpaduan cita rasa tradisional yang unik, yang bisa membuat siapa saja ketagihan. Artikel ini akan membawamu menjelajahi rasa autentik Surabaya, lengkap dengan rekomendasi tempat makan terbaik untuk menikmati kuliner khas kota pahlawan ini.

1. Tahu Telor Surabaya: Saus Kacang yang Gurih dan Menggoda

Tahu telor adalah hidangan klasik Surabaya yang terdiri dari tahu goreng dan telur dadar, disajikan dengan siraman saus kacang yang kental. Hidangan ini biasanya dilengkapi lontong dan taburan bawang goreng untuk menambah aroma dan rasa.

Sumber : Dokumen pribadi / Izzaty Afifah

Keistimewaan:

Saus kacangnya terbuat dari campuran kacang tanah, petis udang, gula merah, dan bawang putih. Rasanya gurih dengan sentuhan manis yang khas. Kombinasi tekstur renyah tahu dan telur membuat hidangan ini tak terlupakan.

Rekomendasi Tempat:

Tahu Telor Pak Jayen

Lokasi: Jl. Dharmahusada No. 112

Jam Buka: 17.00 - 23.00

Tahu telor di sini dikenal karena rasa bumbunya yang kaya dan autentik.

Tahu Telor Cak Kahar

Lokasi: Jl. Embong Malang No. 54

Jam Buka: 16.00 - 21.00

Tempat ini menyajikan tahu telor dengan saus kacang yang sangat kental dan aromatik.

2. Semanggi Surabaya: Hidangan Langka dengan Bumbu Manis Gurih

Semanggi adalah salah satu makanan khas Surabaya yang mulai sulit ditemukan. Terbuat dari daun semanggi kukus, tauge, dan bumbu kacang yang khas, semanggi menjadi pilihan kuliner sehat dan lezat. Hidangan ini biasanya disantap dengan kerupuk puli sebagai pelengkap.

Sumber : Dokumen Pribadi / Izzaty Afifah

Keistimewaan:

Daun semanggi yang lembut berpadu dengan bumbu kacang yang legit dan sedikit pedas. Hidangan ini mengingatkan pada masakan rumahan tradisional yang hangat dan otentik.

Rekomendasi Tempat:

Semanggi Mbok Siti

Lokasi: Taman Bungkul, Jl. Raya Darmo

Jam Buka: 10.00 - 17.00

Mbok Siti masih setia menjajakan semanggi dengan keranjang pikulannya.

Semanggi Pak Dul

Lokasi: Pasar Turi Baru

Jam Buka: 09.00 - 15.00

Pak Dul menyajikan semanggi dengan bumbu yang kaya rasa dan kerupuk puli yang renyah.

3. Lontong Balap Surabaya: Ikon Kuliner dengan Kuah Segar

Lontong balap adalah salah satu makanan khas Surabaya yang legendaris. Hidangan ini terdiri dari lontong, tauge, tahu goreng, lentho, dan kuah gurih. Biasanya ditambah sambal dan kecap untuk menciptakan rasa yang lebih kaya.

Sumber : Dokumen Pribadi / Izzaty Afifah

Keistimewaan:

Kuahnya segar dan sedikit pedas, sangat pas disantap di siang hari. Lentho, yang terbuat dari kacang tolo, memberikan tekstur renyah yang menambah kenikmatan. Hidangan ini sangat cocok untuk kamu yang mencari makanan tradisional yang mengenyangkan.

Rekomendasi Tempat:

Lontong Balap Pak Gendut

Lokasi: Jl. Kranggan No. 60

Jam Buka: 09.00 - 21.00

Tempat ini dikenal sejak puluhan tahun lalu karena kuahnya yang khas dan porsinya yang besar.

Lontong Balap Bu Ririn

Lokasi: Jl. Raya Darmo Permai No. 25

Jam Buka: 10.00 - 20.00

Hidangan di sini dikenal dengan rasa kuahnya yang ringan namun kaya akan bumbu.

Kesimpulan

Makanan khas Surabaya seperti tahu telor, semanggi, dan lontong balap adalah cerminan budaya dan tradisi kota ini. Setiap hidangan menawarkan cita rasa unik yang memanjakan lidah. Jangan lupa mampir ke tempat-tempat kuliner rekomendasi untuk merasakan rasa otentik dari Surabaya. Petualangan kuliner ini akan membuatmu semakin jatuh cinta dengan Kota Pahlawan.