Konten dari Pengguna

Prosocial Behavior itu Nilai Ajaran Nenek Moyang

Afifah Rufaidah

Afifah Rufaidah

Mahasiswa Psikologi, Universitas Pembangunan Jaya

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Afifah Rufaidah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seperti yang kita ketahui, manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri. Artinya manusia membutuhkan manusia lain untuk memenuhi kebutuhannya sehingga timbulah hubungan timbal balik. Norma-norma di masyarakat sudah mulai diajarkan sejak masa kanak-kanak, seperti sopan santun, sikap menghargai, kejujuran, dan menolong orang lain. Di Indonesia nilai prososial banyak diajarkan dari nenek moyang dan menjadi budaya turun menurun. Hingga sekarang mudah kita temui perilaku prososial di lingkungan sekitar.

Perilaku Prososial Ada di Dekat Kita

Pada tanggal 30 November 2022, mahasiswa dari Universitas Pembangunan Jaya memberikan bantuan pangan lewat penggalangan dana kepada korban gempa di Cianjur (Bulan, 2022). Aksi mahasiswa tersebut merupakan perilaku prososial lho! Perilaku prososial adalah tindakan dalam kontak sosial yang dilakukan untuk menolong orang lain tanpa mengharapkan suatu hal (Asih & Pratiwi, 2010).

Ilustrasi perilaku prososial. Sumber: https://www.canva.com/design/DAFe1KAanTM/VWqitoq9cF_wLO_OyV-gYg/view?utm_content=DAFe1KAanTM&utm_campaign=designshare&utm_medium=link&utm_source=homepage_design_menu

Empati = Prosocial Behavior?

Perilaku prososial ini akan melatih empati teman-teman karena perilaku prososial sangat berkaitan dengan altruisme dan empati. Menurut Taylor et al., altruisme merupakan naluri bertindak secara sukarela untuk membantu orang lain tanpa mengharapkan imbalan atau tanpa pamrih (Hadori, 2014). Sedangkan empati menurut Hurlock merupakan kemampuan seseorang untuk memahami perasaan dan emosi orang lain serta menempatkan diri pada posisi orang lain (Asih & Pratiwi, 2010). Aspek-aspek dalam empati menurut Batson dan Coke antara lain kehangatan, kelembutan, peduli, dan kasihan (Asih & Pratiwi, 2010).

Penyimpangan pada Prosocial Behavior?

Dari altruisme dan empati tersebutlah yang membuat adanya ketersediaan teman-teman dalam tindakan tolong menolong. Namun terkadang tanpa disadari dapat menimbulkan penyimpang dari ketersediaan menolong orang lain ini. Penyimpangan itu karena teman-teman memiliki tujuan egois dalam perilaku prososial. Tujuan egois ini tersembunyi saat monolong orang lain untuk meningkatkan kesejahteraan kita sendiri, seperti untuk meningkatkan harga diri, menghindari rasa bersalah karena tidak membantu, mendapatkan pujian, atau mengurangi kesusahan yang kita rasakan saat melihat seseorang menderita (Passer & Smith, 2009).

Memangnya Apa Sih yang Membuat Individu Melakukan Prosocial Behavior?

Didalam buku Psychology The Science of Mind and Behavior Fourth Edition (Passer & Smith, 2009) disebutkan alasan individu melakukan perilaku sosial antara lain:

1. Adanya kesamaan

Menurut Dovidio,1984 kesamaan ini seperti kesamaan asal daerah, sikap, dan karakteristik lainnya.

2. Jenis kelamin

Menurut Eagly & Crowley, 1986 biasanya laki-laki lebih cenderung membantu perempuan daripada laki-laki yang membutuhkan, sedangkan perempuan sama-sama cenderung membantu perempuan dan laki-laki.

3. Keadilan dan tanggung jawab yang dirasakan

Menurut Blader & Tyler, 2002 keyakinan tentang keadilan memengaruhi kesediaan orang untuk membantu orang lain. Saat seseorang kesusahan dan tidak bisa menanggulanginya seorang diri, biasanya orang lain akan lebih tergerak untuk membantu.

Berapa Sih Tingkat Perilaku Sosial di Indonesia? Cara Meningkatkannya Bagaimana Ya?

Diketahui dalam penelitian nasional (Shubhan & Aloysius, 2017) bahwa masyarakat Indonesia berada di golongan menengah dalam perilaku prososial di tahun 2017 lho teman-teman! Dengan 43,34% merupakan masyarakat yang tergolong prososial dan sisanya bagian dari masyarakat yang kurang prososial.

Wah ternyata masih lumayan banyak masyarakat yang kurang prososial ya, lalu bagaimana sih cara meningkatkan perilaku prososial? Caranya bisa dengan teori pembelajaran sosial secara modelling, yaitu dengan mengamati dan meniru perilaku orang lain. Menurut Sarason et al., (1991), Psikologis telah menggunakan pemodelan prososial sebagai bagian dari program nasional untuk meningkatkan donor darah (Passer & Smith, 2009). Selain itu, dalam jurnal (Lestari, 2016) subyek penelitian menginginkan pembelajaran pemodelan atau mencontohkan perilaku tersebut daripada hanya menyuruh tanpa memberikan contoh atau feedback.

Demikian pemaparan tentang prosocial behavior yang sangat berdampingan dengan kehidupan kita. Prosocial behavior merupakan tindakan menolong orang lain secara tulus. Sehingga jika individu melakukan tindakan menolong dengan adanya tujuan egois tersebut bukan termasuk dari prosocial behavior. Karena prosocial behavior muncul dari dari hati nurani yang didalamnya terdapat empati dan altruisme.

Referensi

Asih, G. Y., & Pratiwi, M. M. S. (2010). Perilaku prososial ditinjau dari empati dan kematangan emosi. Jurnal Psikologi Universitas Muria Kudus, 1(1). https://jurnal.umk.ac.id/index.php/PSI/article/viewFile/23/22#:~:text=Myers%20(dalam%20Sarwono%2C%202002%3A,perilaku%20yang%20menguntungkan%20orang%20lain.

Bulan, N. (2022, November 30). Mahasiswa UPJ Tangsel laksanakan Aksi Cepat Tanggap memberi bantuan ke korban gempa Cianjur. Https://Edukasi.Okezone.Com/.

Hadori, M. (2014). Perilaku prososial (Prosocial Behavior); telah konseptual tentang altruisme (Altruism) dalam perspektif psikologi. Jurnal Lisan Al-Hal, 8(1). https://journal.ibrahimy.ac.id/index.php/lisanalhal/article/view/71/59

Lestari, R. (2016). Transmisi nilai prososial pada remaja jawa. Jurnal Indigenous, 1(2). https://journals.ums.ac.id/index.php/indigenous/article/view/3043/3304

Passer, M. W., & Smith, R. E. (2009). Psychology: the science of mind and behavior (M. Ryan, Ed.; 4th ed.). The McGraw-Hill Companies, Inc.

Shubhan, H., & Aloysius, S. (2017). Variabel-variabel yang memengaruhi perilaku prososial Indonesia tahun 2017. Https://Prosiding.Stis.Ac.Id.